Tolak Omnibus Law, Kader Gerindra Kota Serang Disemprot Ketua DPC

Politik  JUM'AT, 16 OKTOBER 2020 , 07:57:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Tolak Omnibus Law, Kader Gerindra Kota Serang Disemprot Ketua DPC

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustand/ARG

RMOLBANTEN Partai Gerindra Kota Serang mengambil sikap tegas pasca kader Gerindra secara terang-terangan menolak Omnibus Law Cipta Kerja, padahal Gerindra merupakan salah satu pendukung Undang-undang tersebut.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan telah melakukan tindakan terhadap kader Partai Gerindra, bernama Rizki Kurniawan yang menolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

Budi Rustandi, mempertanyakan apakah penolakan tersebut berdasarkan hasil bacaan atau tidak. Kata Budi, jangan so tau dan buatlah negara menjadi kondusif.

"Sudah saya semprot, saya tanya udah baca belum? Suruh baca dulu gitu, ini kan baru resmi nya. Makanya ga usah so tau, bikin negara ini kondusif," terang Ketua DPRD Kota Serang itu.

Budi mengaku sudah memanggil rekannya sesama anggota DPRD Kota Serang tersebut. Menurut Budi yang bersangkutan belum baca, tapi sudah ngomong penolakan.

"Udah (dipanggil) belum baca udah ngomong, baca dulu apa isinya, kan kita kalau ingin melakukan sesuatu itu tahu dulu dalamnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Kader Gerindra sekaligus Anggota DPRD Kota Serang Rizki Kurniawan secara pribadi menyatakan menolak disahkannya Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law.

"Partai saya salah satu yang mendukung UU Omnibus Law, tapi saya secara pribadi menyatakan menolak disahkannya Omnibus Law ini," katanya, Jumat (9/10).

Dikatakan Rizki, dirinya akan terus berjuang menyampaikan aspirasi  yang diminta oleh masyarakat tentang penolakan Omnibus Law ini sampai ke DPR RI.

"Alasannya jelas bukan saja merugikan buruh tapi juga merugikan masyarakat Indonesia, kedepan kita akan sangat banyak yang dirugikan," ujarnya.

Dirinya pun mengaku siap menerima segala konsekuensi bersebrangan dengan partai karena menurutnya yang berbicara adalah hari nurani.

"Ya setiap apapun yang dikeluarkan oleh partai itu harus saya terima apapun resikonya karena ini yang berbicara hati nurani saya sebagai masyarakat sebagai rakyat Kota Serang dan Indonesia," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds