Tenaga Medis Prioritas Utama Pemberian Vaksin Covid-19

Kesehatan  SABTU, 17 OKTOBER 2020 , 18:20:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Tenaga Medis Prioritas Utama Pemberian Vaksin Covid-19

Ilustrasi/NET

RMOLBANTEN. Pemerintah akan mempercepat pengadaan vaksin Covid-19, program vaksinasi diharapkan bisa dimulai pada November mendatang.

Pemerintah rencananya akan mengimpor vaksin tersebut dari  tiga perusahaan vaksin Tiongkok yang telah dijajaki oleh Indonesia, yakni Sinovac, Sinopharm, dan CanSino.

Hal itu diperkuat dikeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi global Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Serang Hikmat Sumantri mengatakan terkait dengan rencana pemerintah pusat untuk  menyediakan vaksin, pihaknya  baru melakukan sosialisasi.

Hikmat menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaan vaksin.

"Untuk persiapan selanjutnya kita menunggu surat edaran atau pemberitahuan dari pusat ataupun pemerintah provinsi. Juga dengan pedoman atau petunjuk teknis pelaksanaan," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10).

Pihaknya menuturkan kemungkinan penggunaan vaksin akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk tenaga medis sebagai garda terdepan penangan Covid-19.

"Mungkin sesuai arahan dari pusat
Diperkirakan begitu, di utamakan untuk tenaga medis. Baiknya kita tunggu arahan dari pusat (Kemenkes)," ujarnya.

Sementara itu Walikota Serang Syafrudin menuturkan vaksin itu baru wacana belum ada kepastian, kalaupun ada harus benar-benar diteliti khasiatnya jangan sampai salah langkah.

"Mudah-mudahan dari kemenkes sudah ada legalitas bahwa vaksin bener-bener untuk mencegah atau mengobati Covid-19," katanya.

Dikatakan Syafrudin, jika vaksin memang sudah tersedia, maka pihaknya akan mendahulukan  tenaga medis, kemudian PNS, TNI Polri, itu yang diutamakan.

"Mudah mudahan dengan ada vaksin kita masyarakat menjadi sehat, semua masyarakat tidak harus takut lagi adanya corona," ujarnya.

Diketahui, nantinya pemerintah pusat akan memberi jatah vaksin bagi Pemerintah Kabupaten/Kota sebesar 20 persen dari jumlah penduduk. [ars]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds