Menjadikan Tangsel Sebagai Kota Ramah Sepeda

Opini  MINGGU, 18 OKTOBER 2020 , 13:08:00 WIB

Menjadikan Tangsel Sebagai Kota Ramah Sepeda

Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati/Repro

RMOLBANTEN Bersepeda bisa menjadi pilihan aktivitas fisik atau olahraga yang rutin dilakukan dengan cara yang mudah dan murah. Tangerang Selatan memiliki potensi sangat besar untuk melakukan kegiatan bersepeda ini.

Apalagi di masa pandemi, di mana bersepeda menjadi aktivitas yang sangat trendi dan mempunyai banyak sekali peminat.

Tangsel memiliki trek sepeda legendaris Jalur Pipa Gas (JPG), yang menembus kecamatan Pondok Aren dan Serpong, telah lama menjadi destinasi favorit para pesepeda lintas alam. Areal ini bisa dimaksimalkan dengan mengintegrasikan jalur yang ada dengan beragam fasilitas.

Mulai dari pembangunan pusat perniagaan sepeda besar di areal start atau finish JPG hingga menempatkan beragam tempat kuliner di titik-titik strategis.

Rute JPG sendiri bisa dibagi-bagi menjadi opsi bagi para pesepeda serius atau mereka yang sekedar melakukannya sebagai hobi rekreasi ringan. Kedua opsi ini bisa mendatangkan potensi wisata yang sangat menjanjikan. Baik lokal maupun global.

Tangsel juga memiliki destinasi wisata pesepeda bernama Bintaro Loop. Areal yang disiapkan oleh pengembang Bintaro Jaya ini sudah beberapa waktu terakhir ramai dimanfaatkan masyarakat untuk beragam keperluan. Sekedar bersepeda ringan di akhir minggu dan ajang lomba dalam level yang lebih serius.

Seperti bersepeda tanpa henti antara 50 - 250 km. Tidak sedikit pesepeda luar daerah bahkan manca negara khusus datang untuk acara ini. Sebuah potensi luar biasa bagi pergerakan roda ekonomi Tangsel dari sisi wisata.

Jalur kereta commuter line yang melewati wilayah Tangsel juga memiliki daya tarik tersendiri dengan para pesepeda. Di hari-hari biasa, banyak pesepeda memanfaatkan moda transportasi publik ini sebagai cara mereka berkomuter dari tempat tinggal dan tempat bekerja.

Terutama komunitas pesepeda lipat. Bersepeda dari rumah hingga stasiun kereta terdekat, melipat sepeda, naik kereta, tiba di stasiun terdekat, lalu bersepeda ke tempat bekerja. Di jam pulang mereka melakukan hal sebaliknya. Di akhir minggu banyak pesepeda tetap memanfaatkan fasilitas kereta commuter line.
 
Mereka menggunakannya untuk keperluan wisata menjangkau daerah-daerah bersepeda populer. Bisa dari sisi pemilihan areal bersepeda yang spesifik atau sekedar bersepeda untuk menikmati destinasi wisata kuliner populer.

Pemerintah daerah bisa meningkatkan animo para pesepeda ini dengan membangun beragam fasilitas penunjang yang membuat Tangsel menjelma menjadi Kota Ramah Sepeda

1. Membuat Jalur Sepeda Khusus

Jalur yang hanya bisa dilalui secara ekslusif oleh pesepeda, bisa digabung pelaku olahraga jalan dan lari. Tapi tidak hanya dengan memberikan marka jalan khusus namun juga dengan memberikan pengaman atau pemisah yang membuat kendaraan bermotor tidak membahayakan pemakainya.

2. Mengintegrasikan Jalur Sepeda Wisata

Jalur sepeda wisata yang telah ada diberikan fasilitas penunjang yang bisa meningkatkan kualitas dan kenyamanan pesepeda saat menggunakan. Jalur ini juga bisa dikombinasikan dengan areal komersil dari sisi perniagaan sepeda hingga aneka destinasi kuliner wisata.

3. Jalur Wisata Sepeda Tangsel

Kota Tangsel sendiri bisa membuat jalur sepeda khusus, dimana pesepeda bisa nyaman dan aman bersepeda dari satu destinasi ke destinasi lain, semisal tempat perbelanjaan, tempat kuliner atau taman publik. Keamanan jalur serta parkir sepeda yang aman akan disediakan oleh pemerintah daerah.

Semua ini bisa dilakukan untuk mengubah Tangsel sebagai Kota Ramah Sepeda sehingga mengakomodir potensi pesepeda yang sangat besar. Bahkan kian membesar, terutama di era pandemi seperti saat ini. [ars]


Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan


Komentar Pembaca
Tentang Hasil Penyelidikan Bareskrim Terkait Kebakaran Kejaksaan Agung
Listrik Di Dalam Tubuh Kita

Listrik Di Dalam Tubuh Kita

SENIN, 26 OKTOBER 2020

Menggoreng Bentjok

Menggoreng Bentjok

MINGGU, 25 OKTOBER 2020

Geger Politik Malaysia, Tumbangkah Muhyiddin?
Satu Jam Bersama Pak Jusuf Kalla Di Vatikan
Upaya Memahami Makna Kuantum

Upaya Memahami Makna Kuantum

SABTU, 24 OKTOBER 2020

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds