Di KTT Y20, Calon Wakil Walikota Tangsel Bicara Pentingnya Keterlibatan Pemuda Dalam Kebijakan Pemerintah

Internasional  SENIN, 19 OKTOBER 2020 , 00:33:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Di KTT Y20, Calon Wakil Walikota Tangsel Bicara Pentingnya Keterlibatan Pemuda Dalam Kebijakan Pemerintah

Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikumo menjadi pembicara di KTT Y20 di Riyadh, Arab Saudi/Repro

RMOLBANTEN. Tokoh muda perwakilan Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk berbicara dihadapan tokoh Internasional dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Y20 di Riyadh, Arab Saudi.

Diketahui, Y20 adalah salah satu forum diplomatik internasional yang paling berpengaruh bagi pemimpin muda, dan satu-satunya mimbar yang diakui secara resmi bagi kaum muda untuk terlibat lebih luas dengan G20 atau kelompok 20 negara.

Tokoh pemuda yang menjadi pembicara kali yakni, Calon Wakil Walikota Tangsel, Rahayu Saraswati Djojohadikumo.

Dalam diskusi panel pada, Sabtu (17/10) yang dipandu moderator Rose Vennin dari Perancis, Saraswati dari Indonesia, Pedro Robledo perwakilan dari Argentina dan Hiroshi Kuniyoshi dari Austria menjadi pembicara.

Di kesempatan itu, Saraswati menjelaskan, bahwa di Indonesia masih banyak generasi tua (baby-boomers) yang ada di pemerintahan, sehingga kebijakan-kebijakan yang dibuat kurang relevan dengan kebutuhan anak muda.

Karena itu, Rahayu Saraswati mengajak anak-anak muda Indonesia untuk terlibat dalam politik dan tidak bersikap apatis.

"Pemuda seharusnya tidak apatis, mereka harus mengerti dan terlibat dalam politik. Harus ada pemuda yang berada di posisi-posisi penting pemerintahan agar kepentingan-kepentingan pemuda juga bisa terpenuhi," jelas Saraswati.

Menurut Saraswati, di Indonesia yang kaya akan potensi besar dengan adanya peran pemuda sangatlah penting.

"Di negeri seperti Indonesia, sangatlah penting adanya keterwakilan anak-anak muda, tapi mereka juga harus dilibatkan dalam pengambilan kebijakan," katanya.

Untuk menjadi perwakilan dalam mengambil kebijakan pemerintah, terjun dalam dunia politik merupakan salah satu caranya.

"Jika kalian memiliki cita-cita untuk diperjuangkan, apakah itu keberlangsungan dan kualitas hidup, kesetaraan gender, angka kematian ibu, ataupun yang lainnya. Jika kalian ingin membuat perubahan, kalian harus terlibat dalam politik," jelas Saraswati.

"Ketahuilah apa yang menjadi 'passion'-mu lakukan sesuatu tentangnya, libatkan diri dalam hal tersebut, dan yang terakhir jangan takut untuk membuat kesalahan," tambahnya.

Dalam KTT Y20 tersebut Rahayu Saraswati D Djojohadikusumo didaulat sebagai Ketua Delegasi Indonesia dan sebagai Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan (Head of Indonesian Delegation, Deputy Mayor Candidate for South Tangerang Indonesia).

Delegasi dari Indonesia selain keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu, ada Staf Khusus Presiden Gracia Billy Mambrasar dan analis dari Bank Indonesia Tommy Aditya.

Selain Rahayu Saraswati, juga tampil dalam KTT Y20 itu tokoh-tokoh internasional yang lain seperti Sekjen PBB Antonio Guterres, peraih Nobel Ekonomi 2010 Prof. Christopher Pissarides, pemegang rekor dunia lari Usain Bolt, mantan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi, CEO King Khalid Foundation Puteri Nouf binti Muhammed Al Saud, Menteri Pendidikan Arab Saudi Dr. Hamad Mohammad Al Sheikh, mantan Ketua Komisi Eropa José Manuel Barroso, dan dari Indonesia ada Dr. Bambang Susantono Vice President Knowledge Management and Sustainable Development ADB (Asian Development Bank). [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds