Benarkan Bareskrim Datangi Deklatror KAMI Ahmad Yani, Begini Penjelasan Kadiv Humas Polri

Hukum  SELASA, 20 OKTOBER 2020 , 23:50:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Benarkan Bareskrim Datangi Deklatror KAMI Ahmad Yani, Begini Penjelasan Kadiv Humas Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono/Net

RMOLBANTEN Tim Bareskrim Polri mendatangi kantor Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani pada Senin malam (19/10), dibenarkan Mabes Polri melalui Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

"Jadi intinya benar bahwa ada anggota dari reserse Bareskrim Polri datang ke rumah Pak Yani. Kita melakukan penyelidikan berkaitan dengan adanya anarkis tanggal 8 Oktober 2020," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/10).

Menurut Argo, kepada penyidik, Ahmad Yani menyampaikan bakal memberikan keterangan langsung kepada penyidik hari ini di Bareskrim Polri.

Argo membantah kabar yang beredar jika tim Bareskrim sempat bersitegang dengan Ahmad Yani.

Menurut Argo, dari keterangan penyidik tim saat melakukan kegiatan dengan humanis.

"Nggak ada (bersitegang), kita baru datang dengan komunikasi ngobrol-ngobrol aja. Jadi ngobrol-ngobrol yang bersangkutan bersedia sendiri untuk hari ini hadir ke Bareskrim," ungkap Argo.

Sebagai informasi, Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani didatangi sejumlah personel Bareskrim Polri saat tengah melakukan rapat Masyumi Reborn di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Senin malam (19/10).

Dari informasi salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Masri Sitanggang ada sekitar 10 polisi yang masuk kantor dan beberapa polisi lainnya menunggu di luar.

Mereka meminta Ahmad Yani ikut ke Bareskrim Polri guna dimintai keterangan atas tuduhan video Anton Permana.

"Karena petugas tidak bisa menjawab, akhirnya Ahmad Yani meminta agar ketua tim penangkapan tersebut untuk memberikan penjelasan. Kemudian seorang AKBP sebagai ketua tim itu menunjukkan youtube yang dibuat oleh Saudara Anton Permana, yang menurut keterangan Anton Permana, narasi tersebut dibuat oleh Bang Yani. Padahal diketahui bahwa pernyataan tersebut merupakan sikap resmi KAMI, yang ditanda tanggani dan disebarkan secara luas," kata Masri dalam keteranganya. [dzk]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds