Dokter Terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Di Kramat Watu Serang Tutup

Kesehatan  JUM'AT, 23 OKTOBER 2020 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Dokter Terkonfirmasi Covid-19, Puskesmas Di Kramat Watu Serang Tutup

Agus Sukmayadi/RAG

RMOLBANTEN. Satu dokter dan tenaga kesehatan di Puskesmas Kramat Watu, Kabupaten Serang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk menghindari penyebaran terhadap warga yang datang ke puskesmas maka selama tiga hari puskesmas ditutup. Penutupan puskesmas ini untuk dilakukan sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan.

Untuk sementara pelayanan dipindah ke puskesmas terdekat di Waringin kurung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus Sukmayadi mengatakan untuk sementara Puskesmas dilakukan penutupan terhadap pelayanan dalam gedung. Termasuk rawat inap dihentikan dulu.

Hal itu dilakukan, kata Agus untuk mengantisipasi penularan kepada masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas.

"Jadi itu ditutup mulai hari Jumat, Sabtu Minggu, karena untuk sterilisasi harus dikosongkan," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).  

Tapi, untuk kegiatan di luar gedung, ucap Agus, tetap berjalan cuma di dalam gedung aja yang ditutup untuk mengantisipasi penularan terhadap pengunjung.

"Karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif. Ada dua kalau tidak salah, tapi yang pasti di situ ada dokter juga yang terkonfirmasi positif," ujarnya.

Sementara itu, kata Agus untuk sterilisasi terdiri dari dua kegiatan utama pertama di lingkungan sekitar, kemudian terhadap alat-alat dan sarana penunjang lainnya.

"Kalau untuk alat kesehatan itu dilakukan sterilisasi usap," ujar Agus.

Agus berpesan agar tenaga kesehatan tidak tertular Covid-19 untuk selalu menggunakan APD lengkap, kemudian tentunya mengupayakan kewaspadaan terhadap kunjungan masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas.

"Tapi kita juga tidak pernah bisa menduga, tenaga kesehatan itu terpapar di tempat lain, kalau sudah tidak di Puskesmas kan pulang ke rumah masing-masing," ucapnya.

"Di rumah kan mereka tidak menggunakan APD, dapat dimungkinkan terpapar dari masyarakat di sekitar rumah itu, makanya kita melakukan tracking di sekitar lingkungan terhadap kontak erat," ujarnya. [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds