Keliru, Demokrat Minta Mahfud MD Koreksi Data Kemiskinan Era SBY

Politik  MINGGU, 25 OKTOBER 2020 , 08:34:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Keliru, Demokrat Minta Mahfud MD Koreksi Data Kemiskinan Era SBY

Menko Polhukam, Mahfud MD/Net

RMOLBANTEN Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD diminta Demokrat untuk mengkoreksi data kemsikinan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Demokrat menilai data itu tidak valid.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) memaparkan data itu saat menjadi pembicara di perayaan ulang tahun IDI, Sabtu (24/10).

Dalam pemaparan itu, Mahfud menyebut bahwa angka kemiskinan di akhir pemerintahan Soeharto adalah 18 persen. Pada tahun 2014, sambungnya, ketika Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) digantikan oleh Presiden Joko Widodo itu angka kemiskinan tinggal 11,9 persen.

Sementara pada saat Jokowi menjadi presiden tinggal 9,1 persen di periode pertama.

Angka kemiskinan di era SBY teresebut disebutKepala Badan Komunikasi dan Strategi DPP Partai Demokrat, Ossy Dermawan, datanya keliru.

Menurutnya, angka yang benar adalah 10, 96 persen.

"Angka yang benar adalah 10,96 persen. Mohon kembali dikoreksi datanya Prof,” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, sabtu (24/10).

Ossy menjelaskan bahwa dirinya sudah kerap menyampaikan koreksi tersebut. Teranyat adalah pada bulan Agustus lalu.

Sejak Agustus saya sudah sampaikan koreksi data kemiskinan era SBY yang disampaikan Prof Mahfud. Saat itu (disampaikan) 12 persen,” demikian Ossy Dermawan. [dzk]

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds