Saraswati: Dokter Garda Terdepan Lindungi Kesehatan Masyarakat

Kesehatan  MINGGU, 25 OKTOBER 2020 , 11:05:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Saraswati: Dokter Garda Terdepan Lindungi Kesehatan Masyarakat

Calon wakil walikota Tangesel, Rahayu Saraswati saat cek kesehatan/Ist

RMOLBANTEN Hari Dokter Nasional diperingati setiap tanggal 24 Oktober. Hari perayaan bagi profesi yang hampir seluruh masyarakat Indonesia mengenalnya dengan baik.

Dokter di mana kita menggantungkan kehidupan kesehatan kita sehari-hari. Sebagian mencintai, sebagian takut, bahkan bisa jadi sebagian tidak menyukai, tapi dokter harus diakui adalah sosok yang maha penting dalam kehidupan siapa pun, terutama saat berurusan dengan kesehatan.

Demikian disampaikan Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dikutip dari Facebook resminya, Minggu (25/10).

Menurut Saraswati, inspirasi hari Dokter Nasional diperingati sesuai dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Kata dia, organisasi IDI merupakan wadah persatuan profesi bagi para dokter di Indonesia. IDI sendiri terbentuk pada 24 Oktober 1950.

"70 tahun sudah usia dunia kedokteran Indonesia. Usia yang sangat matang," terangnya.

Lanjut Saraswati, peran dokter dalam kehidupan kesehatan amatlah krusial. Tidak hanya dari sisi pengobatan terhadap penyakit, tapi yang lebih penting lagi adalah posisi dokter dalam mengedukasi serta mendampingi masyarakat terkait perawatan kesehatan yang kemudian bisa menjadi upaya pencegahan penyakit terbaik.

Kata Saraswati, sesuai dengan cita-cita Hipoccrates, ahli kesehatan asal Yunani yang sering dianggap sebagai bapak kedokteran dunia, di mana seorang dokter menyembuhkan orang sakit dengan memperhatikan sifat dasar manusia secara umum, sifat individu, dan karakteristik setiap penyakit”.

"Bahwa setiap individu harus mendapatkan perhatian yang seksama dalam dinamika kehidupan kesehatan mereka," terangnya.

Pasangan Calon Walikota Muhamad, ini menyatakan, peran dokter menjadi sangat luar biasa akhir-akhir ini. Saat pandemi Covid-19 menyerang dan menguasai dunia.

"Merekalah garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat," ujar Saraswati.

Kata Saraswati, walau belum ada obat dan vaksin yang ditemukan untuk bisa menyembuhkan penyakit ini, tetap saja itu tidak menjadi alasan bagi para dokter untuk berhenti ‘berjibaku’ melindungi para pasien mereka.

"Akibatnya tidak sedikit dari mereka yang harus mengorbankan nyawa demi melaksanakan tugas mulia ini," katanya.

"Di hari dokter ini, ijinkan saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas peran yang sangat penting dalam menjadi sosok terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Demi melindungi nyawa dan raga sesama, tidak sedikit para dokter yang menghadapi risiko dan bahkan meninggalkan keluarga mereka untuk sigap di garis depan," terang Saraswati.

"Terus berbakti, terus mengabdi demi sesama, demi negeri tercinta Indonesia. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya," demikian Saraswati. [dzk]




Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds