Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Puluhan Warga Di Tangerang Masuk Rumah Sakit

Kesehatan  MINGGU, 25 OKTOBER 2020 , 20:40:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Diduga Keracunan Bubur Sumsum, Puluhan Warga Di Tangerang Masuk Rumah Sakit

Pasien diduga keracunan Bubur Sumsum/FIR

RMOLBANTEN. Sebanyak 56 warga Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang keracunan usai menyantap jajanan bubur sumsum yang dijual pedagang keliling pada Sabtu, (24/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa keracunan tersebut berawal terjadi saat warga menyantap bubur sumsum yang dibeli dari pedagang keliling Jumat (23/10/2020) siang. Namun sehari setalah mengkonsumsi bubur sumsum warga mulai merasakan gejala mual dan mencret.

"Totalnya ada 56 warga yang mengalami keracunan dengan keluhan mual dan mencret. Semuanya sudah ditangani petugas medis dari Puskesmas Cikupa dan klinik bidan di Desa Budi Mulya," kata Ketua RW 02 Desa Budi Mulya, Ahmad, Minggu, (25/10).

Staf Desa Budi Mulya Apud mengatakan, kepolisian Polsek Cikupa dan Camat sudah turun ke Puskesmas Cikupa memantau perkembangan kesehatan warga Budi Mulya. Sementara, pedagang bubur es bubur sumsum juga sudah dimintai keterangan petugas Polsek Cikupa.

"Karena petugas medis cepat menangani pasien, Alhamdulillah kondisi warga sudah membaik," ujar Apud.

Sementara Kepala Puskesmas Cikupa Shelmi Johan membenarkan jika puskesmas merawat pasien yang mengalami gejala keracunan makanan, ada 9 pasien yang dirawat dengan gejala, mencret, mual dan panas. Tiga dirawat di RSU Metro Hospital. Sedangkan, pasien yang lain dirawat di Klinik Bidan Budi Mulya dan kondisinya sudah membaik.

"Ada tiga korban yang dirujuk ke RS Metro Hospital karena kondisinya panas demam pusing dan mengalami dehidrasi," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds