Ulil Absar Protes Ke Media Penyebutan 'Gus' Pada Sugi Nur Rahardja

Politik  SENIN, 26 OKTOBER 2020 , 02:19:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Ulil Absar Protes Ke Media Penyebutan 'Gus' Pada Sugi Nur Rahardja

Ulil Abshar Abdala/Net

RMOLBANTEN Pasca penangkapan oleh Bareskrim Polri, sosok Sugi Nur Rahardja atau biasa dipanggil Gus Nur belakangan sering menghiasi pemberitaan nasional, baik televisi, cetak, maupun daring.

Pendakwah kontroversial tersebut diduga menghina Nahdlatul Ulama dan para petingginya.

Cendekiawan muda NU, Ulil Abshar Abdala mengkritik penyebutan 'Gus' kepada Sugi Nur Rahardja.

"Wahai teman-teman media: Sebutan yang tepat adalah Nur Sugik. Bukan Gus Nur," kata Ulil Abshar di alun Twitternya, Minggu (25/10).

'Gus' merupakan penyebutan untuk anak kiai dalam tradisi Nahdliyin yang dimaksudkan untuk merendah diri meski keilmuannya pantas dikatakan sebagai kiai atau ulama. Namun demikian, bagi Ulil, penyebutan tersebut kepada Sugi Nur Rahardja tidak tepat. "Dia bukan 'gus'," tandasnya.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, Marwan Dasopang yang menjelaskan asal-usul Gus Nur.

Ia menyebut tidak ada latar belakang yang mendukung Gus Nur menyandang predikat 'Gus'.

"Gus Nur ini menempatakan diri sebagai pencerah di bidang agama, ini kan macam-macam, ada ustaz, syekh, tuan guru dan sebagainya. Nah Gus Nur ayahnya bukan kiai, dia sendiri tak nyantri tapi senang-senang aja menerima predikat 'Gus', padahal dia bukan santri, ayahnya juga bukan kiai, apa lagi punya pesantren," kata Marwan beberapa waktu lalu. [dzk]




Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds