PILKADA KOTA TANGSEL 2020

Foto Kehamilan Jadi Bahan Pelecehan, Saraswati Pertimbangkan Lapor ke Polisi

Politik  SELASA, 27 OKTOBER 2020 , 03:32:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Foto Kehamilan Jadi Bahan Pelecehan, Saraswati Pertimbangkan Lapor ke Polisi

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dan suami/Repro

RMOLBANTEN Situasi panas Pilkada Tangsel mulai terasa, suporter pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel yang bertarung tak segan-segan menyerang pribadi maupun memposting foto bernada pelecehan seksual.

Calon Wakil Walikota Tangsel nomor urut 1, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kini mendapat pelecehan seksual oleh pemilik akun bernama Bang Djoel yang memposting foto Saraswati ketika hamil di grup facebook Tangsel Rumah dan Kota Kita.

Tak hanya memposting foto yang diambil dari instagram Saraswati, akun Bang Djoel juga memberikan keterangan yang mengarah ke pelecehan seksual.

"Yang mau coblos udelnya silahkan.. Udel dah diumbar.. Pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin tangsel," tulis akun Bang Djoel.

Serangan dari kubu lawan yang mengarah ke pelecahan seksual, tentu membuat Saraswati geram dan akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan akun Bang Djoel ke kepolisian.

"Intinya bahwa tentunya pelecahan seksual tidak bisa ditolerir, kami sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum," tegas Saraswati di Selasar Cafe, Ciputat Timur, Tangsel, Senin (26/10).

Saraswati menjelasan, jika foto tersebut diunggah di akun instagram miliknya pada saat diberikan anugerah saat hamil anak pertama.

"Itu foto lima tahun lalu, apa saya kelihatan hamil sekarang, itu anak pertama saya. Kalau diliat cuting itu dari instagram, karena kalau facebook saya itu private pribadi, tapi kalo instagram berarti publik yang dia (akun Bang Djoel) ambil dari situ," ungkapnya.

Saraswati juga menduga, jika pelecehan seksual dikeluarkan oleh kubu pendukung paslon lain.

"Silahkan dicek yah, tapi saya tahu kemungkinan besar beliau salah satu pendukung paslon lain," kata Saraswati.

Diketahui, pelecahan seksual yang dialami Saraswati bukanlah kali pertama.

Sebelumnya, Politikus Partai Demokrat Cipta Panca Laksana mendapat kritik pedas lantaran dianggap melecehkan Saraswati lewat cuitannya di akun Twitternya, @panca66.

"Paha calon wakil wali kota Tangsel itu mulus banget," cuit Panca pada Jumat, 4 September 2020 lalu.

Dalam cuitan Panca, mantan Sekretaris Menteri Badan Usaha Milik Negara Said Didu juga membalas cuitan Politikus Demokrat dengan cuitan "Huzzz - no pict hoax". [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds