Ketua DPRD: Dana Bantuan UMKM Di Kota Serang Diduga Dipotong Oknum

Kota Serang  SELASA, 27 OKTOBER 2020 , 18:22:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Ketua DPRD:  Dana Bantuan UMKM Di Kota Serang Diduga Dipotong Oknum

Pengawasan dana bantuan UMKM oleh DPRD Kota Serang/RAG

RMOLBANTEN. Dana bantuan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari pemerintah pusat di Kota Serang diduga ada pemotongan dengan nilai bervariatif.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi saat pengawasan bantuan UMKM di Kampung Kubang Kemiri, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kota Serang, Selasa (27/10).

"Ini bagian dari pengawasan saya sebagai DPRD artinya laporan ini bukan hanya satu atau dua orang yang lapor terkait pemotongan (Dana UMKM) yang sudah cair," ujarnya.

Dikatakan Budi, pihaknya saat ini sedang melakukan penelusuran dan pelacakan terkait pemotongan tersebut.

Kata Budi pemotongan dilakukan variatif ada yang dipotong Rp200 ribu sampai Rp400 ribu dari jumlah bantuan yang diterima sebesar Rp2,4 juta.

"Ini saya lagi telusuri dan lacak, sudah ada beberapa sudah lapor ke saya. Saya siap pasang badan untuk menindaklanjuti, untuk proses hukum oknum yang berani bermain uang negara," kata Budi.

Pemotongan dana bantuan ini, dituturkan Budi, terjadi hampir merata di seluruh Kecamatan yang ada di Kota berjuluk Madani ini.

"Semua kecamatan, beda-beda pemotongannya. Di Kecamatan Walantaka di potong Rp400 ribu, lagi saya cek, kalau Kasemen sudah ada di saya datanya," ujarnya.

Budi pun berpesan kepada para pelaku UMKM yang mendapatkan pemotongan untuk membuat surat pernyataan dana bantuan dipotong dan dibawa ke kantor DPRD Kota Serang.

"Langsung saya tindak lanjuti, ini dalam rangka pengawasan, jangan sampai dinas dan masyarakat jadi korban, dinas cukup memfasilitasi saja dan biar bantuan ini tepat sasaran juga," ujarnya.

Sementara itu, Kadisperindagkop Kota Serang Akhmad Zubaidillah mengatakan terkait pemotongan ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari masyarakat.

"Kalau terkait pungli yang tau itu pak ketua dewan, kalau saya saat ini belum tau, belum menerima laporanya juga terkait hal itu," ujarnya.

Sampai saat ini Zubaidillah, mengaku belum sama sekali menerima laporan mengenai adanya pemotongan bantuan itu.

"Kalau pun itu ada insya allah saya memastikan dari Disperindagkop tidak terlibat," ujarnya.

Pihaknya menegaskan melarang adanya pemotongan dana bantuan UMKM baik yang dilakukan oleh  disperindagkop maupun diluar itu.

"Pemotongan ini sangat tidak diperbolehkan, justru sekarang kita membantu masyarakat yang sedang terdampak pandemi yang perekonomiannya merosot," ujarnya.

Kalau memang nanti ada bukti pemotongan dilakukan oleh Disperindagkop pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas.

"Jika ada yang mengalami pemotongan dalam bantuan UMKM, bisa langsung melaporkan ke kantor Disperindagkop Kota Serang," tutup Zubaidillah. [ars]


Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds