Sejak Krisisis 1988, Rizal Ramli: Baru Di Era Jokowi Kredit Tumbuh Negatif!

Politik  RABU, 28 OKTOBER 2020 , 01:01:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Sejak Krisisis 1988, Rizal Ramli: Baru Di Era Jokowi Kredit Tumbuh Negatif<i>!</i>

Ekonom senior DR. Rizal Ramli menyoroti laju kredit yang minus di bulan September 2020/Net

RMOLBANTEN Ekonom senior DR. Rizal Ramli kembali menyentil pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Kali ini yang disorot tata kelola keuangan pemerintah, terutama masalah laju kredit yang minus di bulan September 2020.

Pertumbuhan kredit pada September 2020 tercatat berada di angka negatif (-) 0,4 persen year on year (yoy).

Kinerja buruk pemerintah tersebut, kata Rizal Ramli, menjadi catatan terburuk di era Presiden Joko Widodo yang sudah memimpin negeri selama 6 tahun.

Bahkan, kata Rizal Ramli, juga menjadi catatan terburuk Indonesia sejak mengalami krisis di tahun 1998.

"Sejak krisis 1998, baru kali ini (era Jokowi) kredit tumbuh negatif! ujar Menko Perekonomian era Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid itu dalam akun Twitter pribadinya, Selasa (27/10).

Rizal Ramli juga mencatat bahwa penyaluran kredit koperasi juga parah. Angkanya berada di 0,7 persen (yoy) pada bulan Agustus. Kemudian angka itu merosot dan tumbuh negatif (-) 0,7 persen di bulan September.

Akar dari permasalahan, kata Rizal Ramli itu adalah ulah dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menteri berpredikat terbaik tersebut, kata Rizal Ramli, telah melakukan utang yang jor-joran. Sehingga berimbas pada daya beli dan ekonomi rakyat.

"Inilah akibat Sri Mulyani Indrawati utang jor-joran (debt overhang), semakin menghancurkan daya beli dan ekonomi,” demikian Rizal Ramli. [dzk]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds