Saraswati: Taman Baca Masyarakat Bisa Menjadi Solusi Mengurangi Ketimpangan Sosial Bidang Pendidikan

Politik  RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:19:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Saraswati: Taman Baca Masyarakat Bisa Menjadi Solusi Mengurangi Ketimpangan Sosial Bidang Pendidikan

Rahayu Saraswati ditemani Rano Karno dan Ketua Wadah Foundation, Anie Hashim Djojohadikusumo/LAN

RMOLBANTEN Guna mendukung peningkatan mutu pendidikan, Wadah Foundation dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) memberikan dukungan bagi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Tangsel berupa buku dan bibit tanaman.

Acara yang dihadiri serta disaksikan langsung pendiri dan sekaligus Ketua Umum Wadah Foundation, Anie Hashim Djojohadikusumo dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dengan membagikan buku dan bibit tanaman ke 20 TBM bertempat di Ruko ASTC Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel, pada Rabu (29/10).

Ketua Forum TBM Provinsi Banten, Andri Gunawan menjelaskan, FTBM telah bekerjasama dengan Wadah Foundation dan Yayasan Arsari Djodjohadikusumo telah lama bekerja sama dengan membantu banyak TBM di Indonesia.

"Salah satunya TBM di Parung dan Ternate diberikan bantuan berupa gedung serta sarana dan prasarana," terang Andri.

"Sementara untuk di Kota Tangsel sebanyak 20 TBM akan mendapatkan bantuan buku masing-masing 50 dan Novel dari Si Doel serta bibit pohon anggrek sebagai icon Tangsel," tambahnya.

Sementara itu, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Tokoh Peduli Pendidikan dan Kemanusiaan mengatakan, bahwa ketika berbicara literasi di Kota Tangsel maka harus ada gerakan revitalisasi untuk memperkuat TBM.

"Literasi dan pendidikan sangat dibutuhkan oleh anak karena banyak permasalahan sosial saat ini di Indonesia dan juga Tangsel berasal dari dua hal itu," papar Saraswati.

Saraswati yang kini juga maju dalam Pilkada Tangsel 2020 ini melihat ketimpangan sosial di Tangsel secara sistematis berasal dari kurangnya pendidikan.

"Padahal Kota Tangsel merupakan kota penopang ibu kota dan modern. Bahkan lebih modern dibandingkan dengan kota penopang lain. Tapi masalah ketimpangan sosial sangat luar biasa," ucapnya.

Melalui TBM, Saras berharap akan menjadi solusi untuk keluar dari ketimpangan sosial dengan memaksimalkan literasi dan pendidikan.

"Melalui TBM kita bisa meningkatkan kompetensi guru daa pembina TBM sehingga bisa memberikan pendidikan kejar paket agar anak anak kita bisa mendapatkan akses pendidikan yang lebih," pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri Penasehat Taman Bacaan Masyarakat Indonesia Maman Suherman dan mantan Gubernur Banten yang kali ini menjadi anggota DPR dari fraksi PDIP, Rano Karno. [ars]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds