PDIP Punya Saham Besar, Megawati Harus Ingatkan Jokowi Tidak Bagi-bagi Jabatan Semata

Politik  JUM'AT, 30 OKTOBER 2020 , 07:41:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

PDIP Punya Saham Besar, Megawati Harus Ingatkan Jokowi Tidak Bagi-bagi Jabatan Semata

Presiden Joko Widodo dan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

RMOLBANTEN Jika tidak puas terhadap keputusan Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri disarankan menyampaikan pernyataan politik secara terbuka.

Megawati memiliki saham politik besar dalam mengusung Jokowi menjadi Presiden selama dua periode ini

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Romeo-Strategic Research & Consulting (RSRC), A. Khoirul Umam, Jumat (30/10).

Umam mengaku heran dengan diamnya Megawati merespons segala keputusan Jokowi dalam menentukan orang di luar PDIP menempati ruang politik strategis.

"Terkait dengan keluhan PDIP dan Megawati yang merasa tidak puas dengan komposisi jatah Menteri di kabinet, seharusnya PDIP dan Megawati menyatakan saja secara terbuka. Jangan berharap orang lain memahami harapan jika tidak pernah dinyatakan secara terbuka," terang Umam.

Umam juga mengingatkan Jokowi agar menyadari betul bahwa pentingnya politik akomodasi tidak diterjemahkan dengan ajang bagi-bagi kekuasaan.

"Misalnya belakangan semakin banyak relawan Jokowi yang mendapatkan posisi komisaris BUMN. Seharusnya Presiden sadar bahwa BUMN bukanlah ajang untuk bagi-bagi kekuasaan. Semua harus didasarkan pada basis professionalisme dan merit-system," kata Pria yang juga Dosen Ilmu Politik dan International Studies, Universitas Paramadina.

Merespons keputusan Politik Jokowi akhir-akhir ini, Umam meminta Megawati tidak berdiam diri.

Diamnya Megawati sebagai pimpinan partai penyokong utama kekuasaan Jokowi dalam pandangan Umam bisa didefinisikan merestui segala keputusan Jokowi.

Termasuk menempatkan orang-orang di luar PDIP pada ruang jabatan strategis.

"Diamnya Mega berarti memberikan restu pada keputusan-keputusan politik Presiden. Jika memang itu terjadi, berarti ada komunikasi yang tersumbat antara Megawati dan Jokowi," demikian Umam dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]



Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds