Angkasa Pura II Imbau Simpatisan HRS Tak Sambut Di Bandara Soekarno-Hatta

Keamanan  MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 , 19:33:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Angkasa Pura II Imbau Simpatisan HRS Tak Sambut Di Bandara Soekarno-Hatta

Agus Haryadi/AUL

RMOLBANTEN. Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi meminta kepada simpatisan Habib Rizieq Shihab untuk tidak melakukan penyambutan di dalam wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  

Pasalnya, kawasan Bandar Udara merupakan objek vital nasional sehingga ada ketentuan yang mengatur secara ketat.

"Saya kira kita semua tahu ketentuan mengatur Bandara ini adalah fully regulated bukan hanya aturan nasional tapi juga aturan internasional," ujar Agus di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (8/11).

Agus mengungkapkan, lantaran adanya aturan fully regulated yang mengikat di Bandara, hal tersebut tentunya harus dipatuhi terhadap seluruh pengunjung Bandara.

"Kami berharap sekiranya besok kemudian Bapak Rizieq Shihab kembali, kami mengharapkan penjemputan dan penyambutan dilakukan dalam batas yang sangat wajar," ujar Agus.

Agus menuturkan, pihaknya melakukan antisipasi saat kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi dengan menambah personel. Namun, penambahan jumlah personel belum dapat dipastikan lantaran pihaknya masih menunggu perkembangan informasi.

"Saya kira kita lihat perkembangannya, berangkat dari pengalaman tahun lalu beberapa kali kepulangan beliau belum terlaksana, jadi kami masih terus monitor perkembangannya," jelasnya.

Agus menyebut, adanya keramaian yang berlebihan dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, Bandara merupakan objek vital yang banyak terdapat kepentingan nasional dimana, salah satunya ekonomi nasional yang terpengaruh kalau ada apa-apa di Bandara ini.

"Untuk itu, kami mengimbau kalau memang beliau harus disambut, sebisa mungkin tidak di dalam Bandara mungkin akan lebih bijak kalau disambutnya di titik akhir, misalnya di kediaman beliau di Petamburan, Jakarta. Saya kira itu akan lebih leluasa, kita harus berpikir rasional," tandas Agus. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds