Dikepung Simpatisan Habib Rizieq, Puluhan Penerbangan Di Bandara Sotta Delay

Keamanan  SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 17:17:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Dikepung Simpatisan Habib Rizieq, Puluhan Penerbangan Di Bandara Sotta Delay

Bandara Soekarno-Hatta/AUL

RMOLBANTEN Sebanyak 27 penerbangan mengalami penundaan atau delay akibat adanya kemacetan di sejumlah akses masuk menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kemacetan tersebut terjadi lantaran membludaknya massa simpatisan yang ingin menjemput Habib Rizieq Shihab di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/11).

"Airnav Indonesia melakukan langkah antisipasi dengan memberikan kelonggaran pengaturan jadwal terbang (open slot time) bagi seluruh penerbangan terdampak yang dilakukan secara online melalui sistem aplikasi CHRONOS," kata Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno.

Kata Pramintohadi, sampai dengan pukul 09.00 WIB terdapat 27 maskapai yang mengajukan permintaan penundaan keberangkatan (delay departure) dengan rata-rata waktu 1 sampai dengan 2 jam.

"Secara teknis, prosedur air traffic flow management (ATFM) yang dilakukan melalui aplikasi slot time penerbangan berbasis daring CHRONOS kami optimalkan menyesuaikan dampak kegiatan massa tersebut dan protokol kesehatan yang saat ini berlaku di sektor penerbangan Nasional. Kami juga melakukan pengecekan izin rute pada flight plan pesawat udara yang keberangkatannya menyesuaikan dengan dampak kegiatan tersebut demi menjaga keteraturan dan efisiensi penerbangan," jelasnya.

Sementara itu, Vice President of Corporate Communication, Yado Yarismano menambahkan, tidak ada penerbangan yang dibatalkan seperti yang viral di berbagai media sosial lantaran adanya massa penjemputan Habib Rizieq Shihab. Melainkan jadwal tersebut sudah tersusun sejak enam bulan lalu atau disusun dari awal.

"Maskapai itu menjadwalkan atau mengajukan slot penerbangan dari jauh-jauh hari, per season, bisa 6 bulan sebelum hari ini, jadi cancel flight itu juga sudah disusun sejak jauh-jauh hari," tutur Yado.

Meski begitu, baik maskapai maupun PT Angkasa Pura II tengah mendata dengan pasti, berapa banyak penumpang yang terdampak dan mereschedule tiket penerbangan mereka.

"Untuk pastinya berapa, tim kami masih mendata di lapangan karena kan baru terjadi reschedule dan refund penumpangnya," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds