Mohon Belas Kasih Menko Polhukam Dan Menkumham

Opini  MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 , 14:14:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Mohon Belas Kasih Menko Polhukam Dan Menkumham

Menkopolhukam Mahfud MD dan Menkumham Yassona Laoly/Repro

RMOLBANTEN Akibat kebetulan secara pribadi saya beruntung memperoleh kehormatan bisa bersahabat cukup akrab dengan Prof. Mahfud MD dan DR. Yasonna Laoly, maka saya berhak menyatakan bahwa beliau berdua memiliki rasa kemanusiaan sesuai makna adilhur terkandung di dalam sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Berdasar keyakinan tersebut, maka sebagai rakyat jelata, saya memberanikan diri memohon belas kasih Menko Polhukam dan Menhukham bukan bagi diri saya pribadi, namun bagi sesama warga Indonesia yang sedang meringkuk di rumah tahanan atas dugaan pelanggaran UU ITE, sehingga diborgol untuk dipamerkan ke khalayak ramai melalui konperensi pers dengan para wartawan.

Mengenai pameran pemborgolan sudah terlanjur, maka saya hanya bisa mengharap ihwal semacam itu tidak kembali terjadi di persada Nusantara tercinta ini.

Maka dalam kesempatan ini, saya hanya memberanikan diri memohon belas-kasih Menko Polhukam dan Menkumham untuk peduli derita para tahanan atas dugaan pelanggaran UU ITE di masa pagebluk Corona.

Apalagi telah terberitakan bahwa beberapa tersangka yang ditahan sudah positif terpapar Corona yang dikuatirkan bukan hanya membahayakan diri sendiri namun rawan membahayakan sesama tahanan. Bahkan juga membahayakan para petugas rumah tahanan termasuk para petugas kebersihan rutan.

Syukur alhamdullilah, apabila ternyata permohonan saya mubazir, sebab Menko Polhukam dan Menkumham sebenarnya sudah sangat peduli bahkan sudah mengayunkan langkah-langkah kemanusiaan nyata untuk menjaga kesehatan bahkan nyawa para tahanan baik yang sudah mau pun belum positif terpapar Corona.

Andaikata permohonan saya sudah terkabul sebelum saya memohon maka dengan penuh kerendahan hati menyampaikan penghargaan, penghormat dan serta terima kasih atas kemurahan hati Menko Polhukham dan Menkumham berkenan menyumbangsihkan belas-kasih sesuai makna adiluhur yang terkandung di dalam sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.

Saya tidak mampu membalas budi baik Prof Mahfud dan DR. Yassona Laoly kecuali bersujud memanjatkan doa memohon Yang Maha Kasih berkenan melimpahkan anugrah Karunia dan Berkah berlimpah kepada Menko Polhukham dan Menkumham beserta segenap anggota keluarga besar Kemenko Polhukam dan Kemenkumham. Amin. [dzk]

Penulis adalah seorang insan rakyat jelata Indonesia yang sedang mempelajari kemanusiaan

Komentar Pembaca
Epistemologika Bingungologi

Epistemologika Bingungologi

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020

APBN Proyek

APBN Proyek

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020

Riwayat

Riwayat Happy Birthday To You

SABTU, 28 NOVEMBER 2020

Ekonomi Kreatif Baliho Dan Papan Bunga

Ekonomi Kreatif Baliho Dan Papan Bunga

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020

SWF Nusantara

SWF Nusantara

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020

Angkamologi Nol

Angkamologi Nol

SELASA, 24 NOVEMBER 2020

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds