Satu Siswa Pesantren Di Kota Serang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kesehatan  RABU, 25 NOVEMBER 2020 , 13:24:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Satu Siswa Pesantren Di Kota Serang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ilustrasi/NET

RMOLBANTEN. Salah satu siswa di salah satu pondok pesantren yang  beralamat di Jalan Sayabulu, Kelurahan Dalung, Kota Serang dikabarkan terpapar Covid-19.

Siswa berinisial F tersebut merupakan siswa Sekolah Dasar (SD) dan masih duduk di kelas 3.

Menurut informasi F terpapar virus Covid-19 dari orangtuanya. Saat ini F masih menjalani pemulihan di rumahnya.

Untuk diketahui saat ini, sekolah baru diperbolehkan melakukan simulasi pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dikonfirmasi akan hal ini, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas menyatakan pihaknya belum memperoleh informasi dan masih berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan setempat.

"Saya masih koordinasi dengan Dinkes," kata dia.

Sementara Pimpinan Pondok Pesantren tempat sekolah siswa diduga terpapar covid-19, KH Sodikin membenarkan informasi tersebut.

"Ada informasi di grup wali murid bahwa orangtua yang bersangkutan minta doa karena anaknya terpapar covid-19," katanya, kepada wartawan, Rabu, (25/11).

Siswa F menurut Sodikin juga tidak pernah ke sekolah selama pandemi covid-19.

"Kami memberlakukan pembelajaran daring dan langsung. Tapi untuk siswa F tidak pernah ke sekolah karena orangtuanya menginginkan pembelajaran daring sejak awal melalui kuisioner yang kami berikan ke wali murid," kata dia.

Ditambahkan, siswa yang aktif mengikuti kegiatan sekolah tatap muka sampai saat ini terhindar dari penularan Covid 19.

"Adapun ada informasi bahwa ada salah satu anak didik kami yang dikabarkan tertular virus, adalah anak tersebut memang sejak awal tidak mengikuti pembelajaran tatap muka, atau full daring (online)," ujarnya.

"Anak tersebut diduga tertular dari orang tuanya yang bekerja. Jadi benar-benar tidak ada kaitannya dengan proses belajar mengajar di sekolah. Saat ini sedang  proses pemulihan. Kita doakan semoga cepat sembuh," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds