Kerumunan Di Apel Akbar: Pemkot Serang Khawatirkan Penambahan Positif Covid-19

Kesehatan  KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 , 16:44:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Kerumunan Di Apel Akbar: Pemkot Serang Khawatirkan Penambahan Positif Covid-19

Walikota Serang, Syafrudin/RAG

RMOLBANTEN. Apel akbar yang diadakan oleh Umat Islam Banten dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dihadiri ribuan peserta.

Nampak lokasi yang dijadikan titik pusat aksi di pelataran Masjid Ats-tsaurah dipenuhi massa aksi sontak hal ini menimbulkan kerumunan.

Padahal di Kota Serang sendiri kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami kenaikan kasus.

Rata-rata dari data yang disampaikan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Serang penambahan kasu di Kota Madani sehari bisa mencapai diatas 10 kasus.

Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Satgas Covid-19 Kota Serang Hari W Pamungkas menuturkan jika memang nanti ditemukan ada yang sakit dari yang berkerumun kemarin maka akan dilakukan test Swab.

"Iya makanya nanti ditanya dari hasil kemarin itu yang ikut apel akbar kalau diketemukan yang sakit atau terkonfirmasi positif otomatis yang lain akan di swab," katanya, Kamis (26/11).

Dikatakan Hari, tentunya semua yang melakukan kerumunan di tempat situ akan dilakukan Test Swab jika memang ada yang tertular.

"Otomatis yang lain di tracking. Tentunya yang hadir semua di situ (Apel Akbar) yang kontak erat, kontak fisik dengan yang positif akan di tracking," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Serang Syafrudin mengatakan meski peserta memakai masker namun dirinya melihat banyak yang tidak jaga jarak.

"Karena yang saya lihat jaga jarak tidak, pake masker Iyah, cuci tangan juga nampaknya tidak ada," kata Hari yang juga ketua Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Serang ini.

Dirinya berharap di Kota Serang ini tidak menjadi cluster baru penyebaran Covid-19 karena adanya kerumunan.

Namun, dikatakan Syafrudin untuk melakukan test swab bagi masyarakat yang kemarin mengikuti aksi apel akbar pihaknya belum sampai ke arah sana.

"Belum sampai kesana (Test Swab), kita lihat kedepan sehari dua hari kalau memang ada yang kira-kira sakit nanti kita swab," ujarnya. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds