Donal Faris Bantah Kaitkan OTT Menteri KKP Dengan Saraswati, Timses: Ini Mainan Politik Lawan

Politik  JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 02:21:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Donal Faris Bantah Kaitkan OTT Menteri KKP Dengan Saraswati, Timses: Ini Mainan Politik Lawan

Mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Faris/Net

RMOLBANTEN Kasus yang menjerat menteri KKP Edhy Prabowo coba dikait-kaitkan dengan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang lagi ikut konstetasi Pilkada Tangsel sebagai Calon Wakil Walikota.

Mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Faris adalah salah satu yang dicatut namanya  oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Advokat Law Firm Visi Integritas ini membantah mengaitkan isu operasi tangkap tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dengan nama Rahayu Saraswati seperti yang dikutip oleh beberapa media online.

"Saya tidak pernah diwawancara baik text maupun melalui sambungan telfon. Saya pastikan itu pencatutan" kata Donal Fariz, Kamis (26/11) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Sementara, jubir Timses Muhamad-Saraswati Ratih Utami mengatakan, upaya mengaitkan nama Rahayu Saraswati yang saat ini mencalonkan sebagai Wakil Walikota Tangerang Selatan dengan OTT Menteri KKP Edhy Prabowo sebagai modus politik jahat dan fitnah.

"Nama-nama tersangkanya sudah jelas. Sedangkan nama Saraswati disebut-disebut merupakan upaya politik jahat, merupakan fitnah. Karena tidak ada kaitan sama sekali dengan kasus suap dan OTT ini," kata Ratih Utami.

Secara tegas Ratih, mengaitkan nama Saraswati dengan kasus suap tersebut merupakan mainan politik lawan di Pilkada Tangsel.

Ratih Utami mengajak semua pihak melawan kasus korupsi secara konsisten. Sementara tuduhan Rahayu Saraswati terlibat korupsi merupakan kepanikan lawan karena survei Muhamad-Saraswati mulai unggul.

"Ayo lawan korupsi. Usut tuntas semua. Kami mendukung pemberantasan korupsi, tapi jangan membuat fitnah, apa karena survei terakhir Indikator Muhamad-Saraswati unggul kemudian ada opini jahat untuk merusak dengan menuduh Rahayu Saraswati terlibat korupsi," tutup Ratih Utami. [ars]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds