PILKADA KOTA TANGSEL 2020

Komunikasi Publik Dongkrak Partisipasi Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19

Politik  SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 01:37:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Komunikasi Publik Dongkrak Partisipasi Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di masa pandemi yang serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang akan segera terlaksana kendati masih banyak menemukan pro dan kontra.

Untuk suksesnya gelaran Pilkada, penyelenggara diharapkan mampu meningkatkan komunikasi yang masif kepada publik demi mendongkrak partisipasi pemilih.

Pentingnya komunikasi publik dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 turut dibahas dalam acara Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Komunikasi dan Media (P2KM) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Jakarta pada Senin (30/11).

Anggota KPU Tangsel, Mujahid Zein menyampaikan Pilkada di masa pendemi memang perlu perhatian khusus agar pelaksanannya maksimal dan sesuai harapan.

Menurut Mujahid, delain memperhatikan persiapan protokol kesehatan yang ketat, pelaksanaan Pilkada juga harus mampu memberikan kepercayaan kepada publik agar partisipasi pemilih meningkat. Diakui, Mujahid Zein, sebelum masa pandemi saja Pilkada di Tangsel tingkat partisipasi pemilih di Tangsel tidak mencapai 60 persen.

"Tugas KPU saat ini memang harus masif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait Pilkada di masa pandemi ini. Salah satunya, sosialisasi secara tatap muka untuk meningkatkan optimisme publik," terang Mujahid.  

Selanjutnya, kata Mujahid, untuk menjamin keamanan pemilih, KPU Tangsel juga memastikan kepada publik akan menjaga ketat protokol kesehatan dengan mengatur kehadiran pemilih agar tidak menimbulkan kerumunan di tempat pemilihan suara.

"Sampai saat ini tidak ada informasi penyelenggara yang terkena Covid-19. Untuk itu kita harus memberikan trust kepada publik mengenai Pilkada ini,"ujar Mujahid.

Senada, Pakar Komunikasi Politik dan Kaprodi Ilmu Politik FISIP UIN Jakarta, Iding Rosyidin juga mengakui gencarnya komunikasi publik melalui sosialiasi akan membantu mendorong masyarakat menjadi peserta pemilih.

Menurutnya, KPU Tangsel harus tetap bekerja keras memasang target tinggi untuk pastisipasi pemilih di masa pandemi.

"Dalam menyampaikan informasi memang akan berpengaruh pada opini publik. Catatan saya jangan ada lagi komunikasi yang berbeda agar menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat," ujar Iding

Untuk itu, menurut Iding perlunya kordinasi "two steps flow communication" dengan menggandeng tokoh masyarakat atau pihak tertentu yang dipercaya untuk menarik perhatian masyarakat menjadi peserta Pilkada.

Hadir webinar tersebut Ahmad Mujahid Zein perwakilan KPU Tangerang Selatan (Tangsel), Aas Satibi perwakilan Bawaslu Tangsel, Dr. Iding Rosyidin, M.Si (Pakar Komunikasi Politik dan Kaprodi Ilmu Politik FISIP UIN Jakarta), Prof. Dr. Andi Faisal Bakti,  dan Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si (Pakar Komunikasi Politik dan Dewan Pembina P2KM UIN Jakarta), serta Dedi Fahrudin, Deputi Direktur P2KM UIN Jakarta sebagai host webinar ini. [ars]





Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds