Pasca Haul Syeh Abdul Qodir Jaelani, Ribuan Warga Dirapid Test Bertahap

Kesehatan  RABU, 02 DESEMBER 2020 , 20:19:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Pasca Haul Syeh Abdul Qodir Jaelani, Ribuan Warga Dirapid Test Bertahap

Rapid test warga Cilongok/FIR

RMOLBANTEN. Pasca Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani ke-62 di Pondok pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kabupaten Tangerang pada Minggu, (29/11) ribuan masyarakat sekitar menjalani rapid test mengantisipasi penyebaran covid-19.

Rapid test tersebut dilaksanakan di Lapangan Kampung Cilongok yang diikuti 1000 orang yang dilakukan oleh Puskesmas Pasar Kemis dan Kutabumi secara bertahap, Rabu, (2/12).

"Kita mengantisipasi adanya lonjakan kasus di Pasar Kemis pasca acara haul beberap waktu lalu, Oleh karena itu kami dengan pihak Puskesmas Pasar Kemis dan Kutabumi dibantu Dinas Kesehatan melakukan rapid test kepada warga sekitar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah secara bertahap," kata Camat Pasar Kemis, Chaidir.

Menurutnya pelaksanaan rapid test tersebut dilakukan mulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai dan pihak Puskesmas menyediakan kurang lebih sekitar 1000 rapid test untuk masyarakat Cilongok dan akan dilakukan secara bertahap di beberapa lokasi di Cilongok dan sekitarnya.

"Puskesmas menyediakan kurang lebih 1.000 alat rapid test yang bisa dipergunakan untuk masyarakat Cilongok khususnya sekitar Ponpes dan antusiasme masyarakat Cilongok sangat tinggi. Syukur Alhamdulillah tahap pertama dari hasil rapid test tersebut tidak ada yang reaktif dari 117 orang yang di test," kata Chaidir.

Kepala Desa Sukamantri Nana Ibnu Khaldun menuturkan berharap hasil rapid test masyarakat non reaktif.

"Saya selaku Kepala Desa dan masyarakat desa Sukamantri banyak mengucapkan terima kasih kepada Satgas covid19 Kabupaten Tangerang, dan Puskesmas yang telah melakukan rapid test untuk warga," ujarnya.

Sementara itu Amin salah Seorang warga Kampung Cilongok yang telah dilakukan rapid test dan hasilnya dinyatakan non reaktif.

"Alhamdulillah hasil rapid test non reaktif. Saya merasa lega juga senang," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds