Gubernur Banten Tanggapi Ridwan Kamil: Kerumunan Bandara Menjadi Otoritas Pengelola Bandara Soetta

Politik  KAMIS, 17 DESEMBER 2020 , 00:03:00 WIB | LAPORAN: FEBY FIRMANSYAH

Gubernur Banten Tanggapi Ridwan Kamil: Kerumunan Bandara Menjadi Otoritas Pengelola Bandara Soetta

Tangkapan layar Gubernur Banten Wahidin Halim/Repro

RMOLBANTEN Pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, soal kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta yang notabene berada di wilayah Provinsi Banten ditanggapi Gubernur Banten Wahidin Halim atau biasa dipanggil WH.

Ridwak Kami sebelunya menyatakan kalau dirinya bersama Anies Baswedan diperiksa pihak kepolisian terkait kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung. Namun disaat yang sama, saat Muhammad Rizieq Shihab (MRS) pulang ke Indonesia, terjadi kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang pada 10 November 2020.

Atas pernyataan itu, WH meminta masyarakat tidak terpengaruh atas pernyataan Ridwan Kamil (RK) hari ini, Rabu, (16/112), usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jabar.

"Jadi masyarakat jangan terpengaruh terhadap komentar-komentar tidak produktif. Saya mau bekerja," terang WH, melalui video YouTube resminya di Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (16/12).

WH menjelaskan bahwa kerumunan yang terjadi itu menjadi tanggung jawab pengelola Bandara Soetta, sehingga pihak kepolisian tidak bisa memeriksa kepala daerah tempat berdirinya bandara.

Begitupun penerapan dan pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) COVID-19, menjadi tanggung jawab pengelola bandara hingga pemerintah pusat.

"Terkait kerumunan di bandara itu adalah menjadi otoritas bandara Soekarno-Hatta, yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah setempat atau pemerintah provinsi," kata WH.

"Protokol kesehatan pun mengacu pada BNPB, yang menangani dan berbagai tata laksana protokol kesehatan itu mereka mengikuti instruksi dari pemerintah pusat," sambungnya.

WH menganggap aneh jika ada orang yang mengaitkan tanggung jawab kerumunan di Bandara Soetta kepada kepala daerah setempat. Terlebih, WH mengaku tidak mengetahui jadwal kedatangan dan kepulangan MRS berikut massanya di Bandara Soetta.

"Aneh kalau ada orang selalu mengait-ngaitkan antara kerumunan di bandara dengan tanggung jawab hukum di Pemprov Banten, kota maupun kabupaten," terangnya.

"Perlu saya jelaskan, karena jangan sampai kita terlibat dalam perdebatan-perdebatan yang tidak perlu," demikian Wahidin Halim. [dzk]

Video Gubernur WH soal kerumunan di Bandara Soekaro-Hatta



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds