Di Pos Pengamanan Nataru, Polres Tangsel Layani Rapid Test Gratis

Kesehatan  KAMIS, 24 DESEMBER 2020 , 20:56:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Di Pos Pengamanan Nataru, Polres Tangsel Layani  Rapid Test Gratis

Ilustrasi rapid test/NET

RMOLBANTEN. Selain melakukan pengamanan dalam rangka operasi lilin 2020 perayaan natal dan tahun baru, Polres Tangsel juga memberikan pelayanan kesehatan masyarakat yakni pelayanan rapid test.

Wakapolres Tangsel, Kompol Stephanus Luckyto menjelaskan, jika pelayanan rapid test antibodi bagi masyarakat umum secara gratis akan dilaksanakan di titik pos pengamanan di wilayah hukum Polres Tangsel dan titik pelayanan.

"Rapid test gratis dilaksanakan di 8 pospam dan 1 posyan yang didirikan oleh Polres Tangsel dalam rangka ops lilin 2020," ujar Luckyto saat dikonfirmasi, Kamis (24/12).

Jumlah rapid test yang disediakan Polres Tangsel juga menyesuaikan kebutuhan masyarakat, yang ingin melakukan pengecakan rapid.

"Untuk jumlah rapid test tidak terbatas menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Untuk yang di pospam dan posyan ditujukan kepada masyarakat terbuka yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan," paparnya.

Lanjut Luckyto, pelayanan rapid test akan dilaksanakan sampai operasi lilin 2020 pengamanan natal dan tahun baru berlangsung.

"Dimulai sejak ops lilin 2020 berjalan, sejak tanggal 21 Desember sampai dengan 4 Januari 2021," tandas Luckyto.

Dengan adanya pelayanan rapid test di titik pos pengamanan dan pos pelayanan, Polres Tangsel berharap dapat menekan angka penularan Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, di masa pandemi Covid-19 ini guna mencegah terjadinya kerumunan saat natal dan tahun baru. Akan ada 200 personel petugas dari tim pemburu Covid-19 yang akan keliling di wilayah hukum Tangsel.

"Mobile di Tangsel khusus pemburu tim Covid-19 sekira 200 personel. Karena, dalam natal dan tahun baru ini bakal terjadi peningkatan massa. Aktivitas masyarakat dimana akan rentan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan, oleh karena itu kami menerjunkan tim pemburu Covid-19 untuk mengawasi dan memonitoring area publik yang bakal dikunjungi masyarakat pada natal dan tahun  baru," tutur Lukcyto. [ars]



Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds