Muncul Virus Baru, Penumpang Pesawat Dari Inggris Dilarang Masuk Indonesia

Pariwisata & Budaya  JUM'AT, 25 DESEMBER 2020 , 18:48:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Muncul Virus Baru, Penumpang Pesawat Dari Inggris Dilarang Masuk Indonesia

Suasana di Bandara Soekarno Hatta/AUL

RMOLBANTEN. Pemerintah Indonesia resmi melarang seluruh penumpang pesawat asal Inggris masuk ke Indonesia baik melalui penerbangan langsung maupun transit.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta, dr. Darmawali Handoko mengatakan, hal tersebut seiring dengan ditemukannya virus varian baru atau SARS-CoV-2 di Inggris pada 20 September 2020 lalu. Dimana, virus varian baru disebut dapat menyebabkan penularan lebih cepat.

"KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang penerbangan asal luar negeri," kata Handoko, Jum'at (25/12).

Handoko mengungkapkan, peningkatan proteksi ini dilakukan sesuai dengan adendum Surat Edaran Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020.

"Untuk meningkatkan proteksi, seluruh penumpang penerbangan dari Inggris baik langsung maupun transit itu tidak boleh diperkenankan masuk ke Indonesia," kata Handoko.

Selain penumpang asal Inggris, Handoko menuturkan, seluruh warga negara asing (WNA) maupun WN Indonesia yang datang dari Eropa dan Australia harus menunjukkan 2x24 jam hasil PCR negatif sebelum keberangkatan.

"Selain dua negara tersebut, harus bisa menunjukkan 3x24 jam sebelum keberangkatan," ujarnya.

Handoko menjelaskan, setiap penumpang eks luar negeri harus menjalani tes Covid-19 dengan metode PCR test di Bandara Soetta.

"Dan pada waktu kedatangan akan dilakukan pemeriksaan PCR kemudian dilakukan karantina 5 hari. Dan sesudah melakukan karantina 5 hari harus dilakukan PCR ulang," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds