Libur Nataru, Penerbangan Internasional Turun 85 Persen

Ekbis  SELASA, 05 JANUARI 2021 , 14:50:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Libur Nataru, Penerbangan Internasional Turun 85 Persen

Bandara Soekarno-Hatta/AUL

RMOLBANTEN. Pandemi Covid-19 membuat rute penrbangan internasional turun 85 persen pada musim Nataru 2021 dibanding pada tahun lalu.

Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno mengatakan, penerbangan internasional belum menunjukkan angka yang menggembirakan meski telah melewati musim Nataru 2021.

Pramintohadi mengungkapkan, tak hanya penerbangan rute Internasional dari dan menuju Indonesia, penerbangan lintas juga masih mengalami minus sejak pandemi Covid-19.

"Bahkan, penerbangan lintas atau overflying minusnya juga masih sampai dengan 79% dibandingkan dengan kondisi normal," kata Pramintohadi.
 
Pramintohadi menuturkan, AirNav Indonesia pada bulan Desember 2020 melayani total 122.480 pergerakan di seluruh ruang udara Indonesia. Angka ini turun 34% dibandingkan dengan pergerakan dilayani pada Desember 2019, yakni 184.752.

Dimana, total pergerakan pesawat udara yang kami layani pada 2020 adalah 1.202.748 pergerakan, sedangkan pada 2019 adalah 2.097.595 pergerakan.

"Namun tren pergerakan pesawat udara sejak Mei 2020 sampai dengan saat ini terus meningkat dan berangsur pulih,” tuturnya.

Pramintohadi mengungkapkan, terdapat lima bandara dengan pergerakan pesawat udara terbanyak yang dilayani pada puncak Nataru pada Minggu (3/1/2021) antara lain adalah Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, dengan 902 pergerakan, Bandara Juanda, Surabaya, dengan 262 pergerakan, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, dengan 257 pergerakan, Bandara Hasanuddin, Makassar, dengan 243 pergerakan, dan Bandara Kualanamu, Medan, dengan 152 pergerakan.

 "Total sejak 18 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, AirNav melayani 55.188 pergerakan pesawat di seluruh Indonesia," jelasnya.

Ia pun berharap, kedepan penerbangan Internasional di Indonesia dapat kembali pulih seperti sebelum adanya Pandemik Covid-19.

"Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan di pesawat dan bandara seluruh Indonesia," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds