Ilusi

Opini  SENIN, 11 JANUARI 2021 , 10:49:00 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

Ilusi

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN Apabila anda menatap ilusi optikal sebagai ilustrasi naskah yang sedang anda baca ini, maka kerap kali muncul ilusi seekor panda padahal sebenarnya panda itu tidak ada.

Kaprah


Ilusi terlanjur keliru ditafsirkan secara kaprah sebagai sesuatu yang tidak terlalu positif akibat terkesan tidak ilmiah alias tergolong takhayul.

Bahkan tidak kurang dari Merriam-Webster tega mencemooh ilusi sebagai sesuatu yang misleads intellectually”. Maka seorang seniman sulap juga disebut sebagai ilusionis.

Juga beredar keyakinan bahwa pada hakikatnya apa yang disebut sebagai kesadaran adalah sekadar ilusi belaka.

Ilusi adalah sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Sementara berdasar tafsir logika yang ditawarkan oleh Kurt Godel, ilusi adalah bagian hakiki dari kenyataan mau pun bisa juga diatsirkan sebaliknya yaitu kenyataan adalah bagian hakiki dari ilusi.

Logika Goedel dapat dirasakan pada apa yang disebut sebagai hologram yang layak disebut sebagai ilusi sebab apa yang tertangkap oleh indra lihat kita sebagai obyek tiga dimensional sebenarnya tidak ada”.

Berdasar teorem tidak lengkapnya Goedel juga bisa saja disimpulkan bahwa apa yang disebut sebagai quantum adalah bukan benda nyata tetapi sekedar suatu jenis sifat ilusioner.

Descrates


Kesadaran juga bisa dianggap sebagai properti yang sebenarnya tidak eksis selaras dengan pernyataan cogito ergo sum-nya Rene Descrates.

Saya pribadi juga pernah mengalami suasana tidak sadar ketika dibius untuk bisa mengalami tindakan operasi buang empedu.

Pada saat terbius obat bius segenap daya penginderaan termasuk perasaan saya hilang lenyap termasuk perasaan takut, kuatir, cemas, sedih namun juga senang dan bahagia.

Pada saat saya tidak sadar diri itu pada hakikatnya meerupakan bahwa bukti apa yang disebut sebagai kesadaran memang benar-benar subyektif maka sepenuhnya tergantung pada kemampuan dan kemauan saya untuk menafsirkannya sebagai kenyataan.

Di sini terkesan bahwa pertanyaan Lao Tse mau pun Hamlet pada diri sendiri masing-masing merupakan kesadaran mau pun ilusi yang membuktikan kebenaran mau pun ketidak-benaran diri sendiri masing-masing.

Perasaan


Suatu perasaan yang senantiasa muncul pada saat saya memandang ke arah angkasa yang tak terhingga batasan maksimalnya sehingga saya tersadarkan bahwa diri saya sama sekali tidak berarti dibandingkan dengan kemahaluasan alam semesta.

Maupun perasaan yang muncul pada saya membayangkan (karena tidak bisa melihat mau pun meraba) eksistensi virus Corona yang sangat amat kecil sehingga tidak terinderakan oleh segenap indera saya, namun terbukti saya tidak berdaya melawan angkara murka virus amat sangat kecil itu.

Pada saat merasa betapa tak berdaya diri saya sendiri ini saya juga tersadar bahwa saya wajib senantiasa ojo dumeh sebab memang sama sekali tiada alasan bagi saya untuk merasa terkebur, angkuh, sombong ketika menempuh perjalanan hidup sarat kemelut deru campur debu berpercik keringat, air mata dan darah ini. [dzk]

Komentar Pembaca
Cendol Dawet

Cendol Dawet

MINGGU, 17 JANUARI 2021

Dr. Rizal Ramli, Multikrisis Dan Drama Angin Sorga...
Kembali Ke Fitrah Orde Baru

Kembali Ke Fitrah Orde Baru

SABTU, 16 JANUARI 2021

Gading Seno

Gading Seno

SABTU, 16 JANUARI 2021

Cendol HU

Cendol HU

RABU, 13 JANUARI 2021

Salah Saya

Salah Saya

SELASA, 12 JANUARI 2021

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds