Mensos Datangi Crisis Center Sriwijaya Air Di Bandara Soekarno-Hatta

Nusantara  SENIN, 11 JANUARI 2021 , 15:35:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Mensos Datangi Crisis Center Sriwijaya Air Di Bandara Soekarno-Hatta

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat mengunjungi crisi center Sriwijaya Air/AUL

RMOLBANTEN. Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengunjungi Posko Crisis Center Sriwijaya Air di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (11/1). 

Mantan Walikota Surabaya ini datang dengan mengenakan baju putih dan kerudung hitam, disambut oleh Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi.  

Saat tiba, Mensos langsung berdiskusi dengan pemangku kepentingan seperti Angkasa Pura II, Jasa Raharja, dan Sriwijaya Air.  

"Saya tadi diskusi dengan teman-teman di sini, di Posko Bandara Soetta, karena (posisi) pesawat sudah ditemukan. Saya rasa 1-2 hari ini mulai bisa ditemukan posisi korban," ujar Mensos. 

Usai kunjungan, Mensos mengungkapkan akan berkomunikasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bila posko crisis senter akan difokuskan di Tanjung Priok dan juga Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 

Dengan begini, keluarga korban akan mudah difasilitasi segala kebutuhannya ataupun untuk kepentingan identifikasi korban di rumah sakit Polri Kramat Jati. 

"Termasuk menyiagakan ambulans juga dari Kemensos, semua sudah kita siagakan," ujar Mensos.  

Mensos menuturkan, pihaknya sudah terlibat dalam pemberian trauma healing khususnya bagi keluarga korban pesawat jatuh Sriwijaya Air tersebut.  

"Dari awal saat dengar kabar kejadian tersebut, langsung saya tugaskan untuk trauma healing. Baik itu di sini (Bandara Soetta) atau di Tanjung Priok, tapi lebih di Pontianak," tutur Risma.

Risma menjelaskan, Kemensos lebih fokus untuk mendatangi keluarga korban. Hal tersebut dilakukan untuk pendampingan keluarga, ataupun ada hal-hal yang bakal dipertanyakan keluarga tentang kejadian kecelakaan naas tersebut, maka ada petugas Kemensos yang mendampingi. 

"Di Hotel Mercure juga ada untuk mendampingi psikoterapi keluarga," tandas Risma. [ars]

Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds