Pengamat: Pengurus Teras PDIP Ribka Tjiptaning Saja Membangkang Untuk Divaksin, Apalagi Rakyat Biasa?

Politik  RABU, 13 JANUARI 2021 , 13:37:00 WIB | LAPORAN: FEBY FIRMANSYAH

Pengamat: Pengurus Teras PDIP Ribka Tjiptaning Saja Membangkang Untuk Divaksin, Apalagi Rakyat Biasa?

Ribka Tjiptaning/Repro

RMOLBANTEN Seiring dengan penolakan vaksin yang disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, keraguan publik pada proses vaksinasi yang dijalankan pemerintah tampaknya akan semakin menguat.

"Apa yang disampaikan Ribka merupakan sesuatu yang rasional. Sebab, Ribka merupakan lulusan sarjana kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang mengerti tentang apa yang terkandung pada vaksin Sinovac," terang Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, Rabu (13/1).

"Dengan seorang Riba Tjiptaning menolak untuk divaksin, maka semakin menguat keraguan publik terhadap vaksin," sambung Ribka.

Kata Saiful, penolakan Ribka akan menimbulkan efek domino di masyarakat.

Sebab, anggota Komisi IX DPR itu berasal dari PDIP yang merupakan partai pendukung utama Jokowi.

"Orang akan berpikir Ribka Tjiptaning saja yang PDIP dan semestinya mengikuti arahan pemerintah saja berani untuk membangkang, apalagi rakyat biasa yamg tidak punya keterikatan dengan siapapun," jelas Saiful.

Keberanian Ribka tersebut patut diapresiasi karena dapat membedakan sikap pribadi dengan jabatan dan organisasi kepartaian.

"Kalau tidak sependapat katakan, mesti pahit. Meskipun menurut saya pasti ada risiko-risiko yang akan dihadapi Ribka apabila harus berlawanan dengan program vaksinasi yang sedang digalakkan oleh pemerintah," demikian Saiful Anam dilansir Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds