Pak Gub, Walikota Dan Bu Bupati, Ada Jalan Raya Di Serang Ditanam Pohon Pisang, Tahu Gak Sih?

Keamanan  RABU, 13 JANUARI 2021 , 21:34:00 WIB | LAPORAN: CR-1

Pak Gub, Walikota Dan Bu Bupati, Ada Jalan Raya Di Serang Ditanam Pohon Pisang, Tahu Gak Sih?

Pohon pisang sengaja ditanam warga di tengah jalan karena amblas dan kurang mendapat perhatian pemerintah/CR-1

RMOLBANTEN Pemandangan tidak biasa ketika berkendara di Jalan Raya Jalur Pantai Utara (Pantura) di Serang, tepatnya depan Perumahan Persada, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Pemandangan janggal itu terdapat Pohon Pisang di tengah-tengah jalan tertua di Pulau Jawa itu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, warga sengaja menanam pohon tersebut lantaran jalan yang dibelah jembatan kecil itu amblas.

Sodri, Salah seorang juru parkir yang ditemui di Perumahan Persada mengatakan, warga sengaja menanam pohon tersebut, lantaran jalan tersebut amblas.

"Jalan itu kan ada jembatan. Nah jembatan itu pas tengah-tengahnya amblas, itu sampai bolong ke bawah. Kan sungai yang di bawahnya juga kelihatan," ucapnya saat ditemui di sekitar lokasi, Rabu (13/1).

Dia mengungkapkan, akibat jalan yang amblas di tengah-tengah jembatan tersebut, banyak pengendara yang kecelakaan, terutama kendaraan roda dua.

"Itu amblas sampe dalam banget, karena sering terjadi kecelakaan jadi warga memberi tanda dengan ditanami pohon pisang. Jangankan motor, ban mobil saja masuk itu," katanya.

Disampaikannya kembali, bahwa kecelakaan terjadi hampir setiap minggu sekali, terutama pengendara motor dan perempuan yang bawa.

"Bukan sering lagi, seminggu sekali mah ada saja. Terutama cewe, bahkan waktu itu ada yang sampe patah tangannya. Seringlah di situmah," katanya.

Sidri mengaku heran sama pemerintah yang tutup mata. Padahal jalan rusak di sepanjang jalan Cikande sampai Terminal Pakuoatan tersebut sudah lama terjadi, tetapi belum ada respon dari pemerintah.

"Inikan kendaraan yang ngelalui padat sekali, kenapa sih pemerintah tutup mata. Masa lubang segitu gedenya tidak segera diatasi. Kan kasian pengendara," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

Suasana Penyambutan Imam Besar FPI

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 , 09:33:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds