Bupati Tatu: Alhamdulillah Usai Divaksin, Sehat Dan Tidak Ada Efek Apapun

Kabupaten Serang  JUM'AT, 15 JANUARI 2021 , 22:05:00 WIB | LAPORAN: FEBY FIRMANSYAH

Bupati Tatu: Alhamdulillah Usai  Divaksin, Sehat Dan Tidak Ada Efek Apapun

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah tidak merasakan efek samping dari vaksin Sinovac yang telah disuntikan ke tubuhnya. Tatu merasakan baik-baik saja dan tetap melakukan kegiatan jalan pagi/Repro

RMOLBANTEN. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah telah menerima vaksin Covid-19 bersama para kepala daerah di Banten pada Kamis (14/1).

Sehari setelahnya, pagi hari Bupati perempuan pertama di Kabupaten Serang ini mengaku tetap sehat dan olah raga berjalan kaki dari rumahnya di Kota Serang ke Pendopo Bupati Serang.

Berjalan kaki dengan menempuh sekira 4,4 kilometer dengan didampingi para ajudan dan staf, Tatu mengaku tidak mendapatkan efek apa pun setelah divaksin.

"Alhamdulillah sehat, tidak ada efek apa pun. Tadi malam pun istirahat, dan pagi ini olahraga," kata Tatu kepada wartawan, Jumat (15/1).

Menurutnya, semua kepala daerah yang divaksin dilakukan pemantauan, mulai dari 30 menit setelah divaksin. Kemudian pemantauan dilakukan setelah 3 jam, 3 hari, dan 14 hari setelah vaksin Sinovac disuntikan.

"Nanti setelah 14 hari, akan divaksinasi yang kedua," ujarnya.

Tatu meminta kalangan media massa untuk ikut memantau perkembangan para kepala daerah yang sudah divaksin. Kemudian disampaikan kepada masyarakat sebagai bahan informasi pelaksanaan vaksinasi.

"Agar masyarakat lebih yakin tentang vaksin Covid-19. Karena banyak informasi yang menyesatkan dan membuat panik masyarakat," ujarnya.

Tatu meyakini, vaksin yang sudah disuntikkan aman dan bisa mencegah tertular Covid-19. Keyakinan tersebut diperkuat dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia.

"Sebagai kepala daerah, kami harus memulai untuk divaksin, mengajak masyarakat juga. Mudah-mudahan lancar dan berhasil," tegasnya.

Meski sudah divaksin, Tatu tetap berupaya menjalankan protokol kesehatan.

"Bukan berarti sudah divaksin lepas semua dari protokol kesehatan, tetap dijaga. Memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan mengurangi mobilitas. Untuk yang sudah divaksinasi, peluang tidak terluarnya besar," terangnya.

Tatu meminta masyarakat untuk tidak takut terhadap vaksin yang diberikan pemerintah secara gratis. Vaksin tersebut secara bertahap akan didapatkan warga yang lolos uji kelayakan.

"Perbanyak literatur yang benar dan bisa dipercaya. Kami pun sedang mempersiapkan tahapan vaksinasi untuk masyarakat. Bahkan ada tim dokter yang memantau proses pelaksanaan. Insya Allah semua lancar," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds