Gila Nih Maling, Rumah Duka Korban Sriwijaya Air Di Kota Serang Diembat Juga

Hukum  MINGGU, 17 JANUARI 2021 , 14:21:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Gila Nih Maling, Rumah Duka Korban Sriwijaya Air Di Kota Serang Diembat Juga

Raumah duka almarhum Arneta Faudzia, korban jatuhnya Sriwijaya Air bersama tiga anaknya dibobol maling/CR-2

RMOLBANTEN Sungguh tidak bermoral orang yang membobol rumah korban insiden kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 asal Kota Serang.

Di tengah duka mendalam kawanan pencuri spesialis rumah kosong malah membobol rumah milik almarhum Arneta Fauzi (39) yang terletak di Taman Lopang Indah FU. 2, No. 27, RT 001, RW 13, Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten.

Ketua RT setempat, Nanang Wahyudi mengatakan, peristiwa pencurian tersebut bermula saat pihak keluarga korban pergi ke Bogor. Rumah dalam keadaan sepi sehingga memudahkan pencuri untuk masuk ke rumah Korban.

"Rumahnya kosong sejak Rabu (13/1), kebetulan kunci rumahnya di bawa ke Bogor, biasanya ada pembantu ini nggak ada," kata Nanang Wahyudi saat dikonfirmasi pada, Minggu (17/1).

Nanang menyebut, pencuri masuk lewat atap rumah korban pada antara Jumat dan Sabtu dinihari (16/1) malam. Kejadian kemudian diketahuinya saat dirinya beserta pembantu keluarga korban keesokan harinya mengecek rumah tersebut.

"lewat atap, jebol plafon, turun di kamar belakang, kebetulan kamar tidak dikunci," ujarnya.

Adapun barang-barang korban yang hilang digondol maling ditaksir bernilai Jutaan.

"Ada sepeda anak, dorongan bayi, sama tabung gas yang 3 kilogram," katanya.

Setelah kejadian itu kata Nanang, pihak keluarga korban berencanan akan melaporkan kepada pihak berwajib.

"Mau dilaporkan oleh anak yang punya rumah," ungkapnya.

Untuk diektahui, Arneta Faudzia (39) beserta ketiga anaknya yakni Zurisya Zuar Zai perempuan berusia 8 tahun, Umbu Kristin Zai perempuan berusia 2 tahun, dan Fao Nuntiua Zai laki-laki di bawah 1 1ahun, menjadi korban insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Saat itu, Arneta beserta anak-anaknya terbang ke Pontianak hendak menyusul suaminya bernama Yaman Zai (34) yang bekerja disalah satu Kapal Pesiar di Kalimantan. Namun naas pesawat yang ditungganginya mengalami kecelakaan dan menewaskan seluruh penumpang. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds