Polres Bandara Soetta Bongkar Sindikat Pemalsuan Surat Bebas Covid-19

Hukum  SENIN, 18 JANUARI 2021 , 13:36:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Polres Bandara Soetta Bongkar Sindikat Pemalsuan Surat Bebas Covid-19

Pelaku pemalsuan surat bebas Covid-19 di Mapolres Bandara Soekarno-Hatta/AUL

RMOLBANTEN. Polres Bandara Soekarno-Hatta mengamankan 15 sindikat pemalsuan surat bebas Covid-19.

Mereka diketahui merupakan oknum yang pernah bekerja di lingkup Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mereka merupakan sindikat yang telah beraksi sejak Bulan Oktober 2020.

"Mereka diduga sudah melakukan aksi ini dari Bulan Oktober 2020," kata Yusri di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Senin (18/1).

Yusri menuturkan, 15 orang tersebut merupakan sindikat yang memang terorganisir. Mereka melakukan pemalsuan tersebut mulai dari fasilitas kesehatan (Faskes) tempat rapid test hingga ke pemeriksaan surat.

Yusri mengungkapkan, sindikat ini terdiri dari para oknum petugas yang pernah bekerja di Bandara Soekarno-Hatta. Dimana, mereka sudah terbiasa untuk keluar masuk Bandara Soekarno-Hatta.

"Ada salah satu pelaku yang merupakan aktor intelektual, dimana dia yang memiliki ide untuk melakukan kejahatan ini karena memang dia pernah menjadi relawan di KKP sehingga tahu persis proses pemeriksaan surat bebas Covid-19," jelasnya.

Pelaku tersebut yakni DS, yang bertugas untuk mengorganisir ke 14 pelaku lainnya.

Sedangkan, pelaku lainnya yakni U juga merupakan mantan relawan di fasilitas Health Center milik Kimia Farma.

"U ini yang bertugas untuk menyiapkan file pdf untuk dipalsukan, jadi dia yang menyiapkan kop surat, cap, tandatangan, bagaimana bisa terlihat asli," tuturnya.

Yusri mengungkapkan, sindikat tersebut juga memiliki pelaku yang juga bertugas untuk mencari target konsumen yang ingin membuat surat bebas Covid-19 tersebut. MHJ, M, ZAP, AA, U, YS, SB, S, S alias C, IS, C alias S, RAS, dan PA.

"Jadi mereka ini bertugas untuk menjaring konsumen, nanti seluruhnya berhubungan dengan MHJ, dimana MHJ yang akan menyampaikan ke U dan DS, nanti AA yang bertugas mencetak surat tersebut," jelasnya.

Ke 15 pelaku dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds