Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di RSU Tangsel Lancar

Advertorial  SENIN, 18 JANUARI 2021 , 13:42:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Vaksinasi Tahap Pertama Nakes di RSU Tangsel Lancar

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davni memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tenaga kesehatan di RSU Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Tahap pertama penyuntikan vaksin Sinovac kepada tenaga kesehatan di Tangsel, berjalan dengan lancar tanpa adanya halangan berarti.

Pada tahap pertama sebanyak 8.920 vaksin khusus untuk tenaga kesehatan di dua lokasi terpantau lancar.

"Pagi hari ini saya meninjau pemberian vaksin COVID-19 tahap pertama yang ditujukan kepada tenaga kesehatan. Tersedia sebanyak 8.920 vaksin pada tahap pertama ini yang semuanya ditujukan untuk tenaga kesehatan," kata Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie seusai meninjau vaksinasi di RSU Tangsel, Jumat (15/1).

"(Vaksinasi) berjalan lancar, Alhamdulillah. Informasi diterima oleh para penerima, tadi saya tanya mereka menerima dua hari sebelumnya, mereka melalukan persiapan. Demikian juga di Setu saya cek seperti itu," tambahnya.

Sementara itu dalam pantauan Kantor Berita RMOL Banten, ada empat tahapan yang dilalui peserta vaksin. Pertama, pengecekan nama peserta.

Kemudian, pemeriksaan kesehatan, jika dalam kondisi sehat bisa langsung melanjutkan ke tahap berikutnya.

Yakni, tahap penyuntikan vaksin sinovac yang masih tersegel dan masih baru. Setelah disuntikan vaksin, peserta akan menunggu selama 30 menit.

Jika, terjadi gejala mual serta pusing, peserta akan mendapat tindakan dari tim dokter RSU Tangsel.

Sementara itu, Direktur Umum RSU Tangsel, Umi Kulsum menuturkan, penyuntikan vaksinasi terbagi menjadi dua sesi dan satu sesi masing-masing ada 30 peserta.

"Setiap sesi terdiri dari 30 peserta tenaga kesehatan. Tentunya mereka adalah tenaga kesehatan yang sudah terdaftar di dalam aplikasi. Untuk di RSU Tangsel ini terdapat 719 orang," ungkap  

Lanjutnya, seluruh tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin harus terlebih dahulu diperiksa kesehatannya.

"Dilihat kembali, apakah ada peserta yang mempunyai komorbid atau tidak saat pelaksanaan vaksinasi. Nanti akan di-skrining kembali," katanya.

Ia berharap, tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksin bisa membantu menurunkan dan menekan angka penyembuhan serta penularan covid-19.

"Tentunya semoga dapat berjalan dengan baik. Selain itu, saya berharap agar vaksin COVID-19 ini ke depannya dapat menurunkan jumlah penularan COVID-19," harapnya.

Masih ditempat yang sama, seorang dokter spesialis di RSU Tangsel yakni Yohana Alfa Agustina, mengapresiasi langkah-langkah penyuntikan vaksin yang berjalan dengan baik.

"Penyuntikan sudah benar, tekanan darah saya 110/70, jadi aman. Sekarang sudah 30 menit tidak merasakan apa-apa, aman. Kalau kita membaca ilmiahnya, bahwa ini memang sudah diupayakan agar aman dan sudah trial dan saya yakin saja," tutur Yohana.

Yohana juga menambahkan, jika pada saat sesi wawancara sebelum dilakukan penyuntikan, peserta harus jujur jika memiliki penyakit bawaan ataupun lainnya.

"Yang penting jujur saja kepada vaksinator, misal ada alergi cuaca enggak apa apa, kaya lupus enggak boleh, sebelumnya juga saya cek lab, gula, kolestrol normal. Intinya harus jujur karena kan melihat kondisi pribadi siap atau enggak kondisi tubuh, kalau siap lakukan saja," tutupnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds