Tolak Vaksinasi Pemerintah, Ribka Tjiptaning Ditertibkan Pindah Komisi Bukan Dibungkam

Politik  RABU, 20 JANUARI 2021 , 01:10:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tolak Vaksinasi Pemerintah, Ribka Tjiptaning Ditertibkan Pindah Komisi Bukan Dibungkam

Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rbka Tjiptaning/Repro

RMOLBANTEN Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning dirotasi dari Komisi IX ke Komisi VII. Digesernya Ribka merupakan bentuk penertiban partai atas sikapnya yang menuai kontroversi.

Ribka Tjiptaning dirotasi karena imbas dari kritik kerasnya terhadap program vaksinasi. Beberapa waktu lalu, politisi berlatar belakang dokter ini menolak divaksin Sinovac.

Hal itu disampaikan Pengamat politik Dedi Kurnia Syah, Selasa (19/1).

"Ia terbukti tidak loyal pada PDIP yang menaunginya, sementara PDIP adalah motor pemerintah. Sehingga anomali jika berseberangan (dengan PDIP),” terang Dedi.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion itu, pergeseran posisi Ribka Tjiptaning bukanlah bagian dari pembungkaman.

"Kondisi ini tidak berarti ada pembungkaman, melainkan penertiban kader agar satu suara. Pembungkaman itu kalau dilakukan oleh pihak berlawanan secara kepentingan,” katanya.

Kritik dalam politik memang diperlukan. Namun demikian, sistem pemerintahan di Indonesia menganut fraksi, bukan perseorangan.

Oleh karenanya, kritikan seorang anggota parlemen harus sejalan dengan keputusan fraksi.

Namun hal ini tidak tercermin dalam sikap Ribka Tjiptaning yang menolak vaksinasi pemerintah. Padahal PDIP sendiri secara tegas mendukung penuh vaksinasi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

"Itu artinya suara yang dilihat adalah fraksi, bukan orang per orang. Ketika ada satu yang berbeda, maka dianggap anomali,” demikian Dedi Kurnia Syah dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [ars]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds