Kalau Salahkan Hujan Dan Sungai, Walhi: Jokowi Mending Tidak Usah Ke Kalsel

Nusantara  KAMIS, 21 JANUARI 2021 , 10:56:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kalau Salahkan Hujan Dan Sungai, Walhi: Jokowi Mending Tidak Usah Ke Kalsel

Presiden Joko Widodo saat meninjau banjir di Kalsel/Net

RMOLBANTEN Pernyataan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan ke Kalimantan Selatan dan menyebut penyebab banjir bandang disebabkan curah hujan yang tinggi memicu banyak kritikan.

Salah satunya datang dari Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Selatan yang menyebut Presiden Jokowi tidak usah datan ke Kalsel kalau kesimulannya sederhana seperti itu.

"Kalau hanya menyalahkan hujan dan sungai mending Jokowi enggak usah ke Kalsel,” ucap Direktur Walhi Kalsel, Kisworo Dwi Cahyo dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/1).

Kata Kisworo, Jokowi seharusnya hadir untuk memberikan semangat dan menguatkan para korban bencana banjir bandang tersebut.

"Seharusnya Jokowi hadir dan menguatkan hati rakyat. Selain (memastikan) penanganan korban dan menjamin keselamatan rakyatnya,” tambah Kisworo.

Walhi meminta agar Jokowi bisa bersama rakyat kecil yang dirampas lahannya menjadi lahan pertambangan, hingga menyebabkan kerusakan ekologis dan menimbulkan banjir dahsyat Kalsel.

"Salah satunya berani memanggil pemilik perusahaan-perusahaan tambang, sawit, HTI, HPH. Dan kita dialog terbuka. Di hadapan rakyat dan organisasi masyarakat sipil,” tegasnya.

Kisworo sendiri sudah sering mengingatkan bahwa Kalsel dalam kondisi darurat ruang dan darurat bencana ekologis.

Dalam catatannya, Kalsel yang memiliki luas 3,7 juta Ha dan 13 Kab/Kota, 50 persen wilayahnya sudah dibebani izin tambang (33%) dan perkebunan kelapa sawit (17%). Itu belum termasuk untuk HTI dan HPH.

Selain carut marut tata kelola lingkungan dan SDA, rusaknya daya tampung dan daya dukung lingkungan, termasuk tutupan lahan dan DAS, banjir kali ini juga sudah bisa diprediksi terkait cuaca oleh BMKG. Dan pemerintah lagi-lagi tidak siap dan masih gagap,” bebernya.

Akhirnya rakyat lagi yang menanggung akibatnya. Sudah pandemi Covid, dihajar banjir. Sudah jatuh ketimpa tangga,” demikian Kisworo. [dzk]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds