Walau Harga Sapi Meroket, Babar Pastikan Pasokan Daging Di Banten Aman

Ekbis  KAMIS, 21 JANUARI 2021 , 14:13:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Walau Harga Sapi Meroket, Babar Pastikan Pasokan Daging Di Banten Aman

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Banten Babar Suharso/CR-2

RMOLBANTEN  Kenaikan harga daging sapi di wilayah Banten dipastikan segera teratasi karena pemerintah saat ini sedang meengambil alternatif impor dari Amerika Latin.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Banten Babar Suharso, Kamis 21/1).

"Selama ini kan hanya dari Australia harganya mulai mahal sehingga Indonesia mencari alternatif ke Amerika Latin," terang Babar.

Babar mengklaim, stok pasokan daging sapi sebetulnya masih cukup sehingga para pedagang tidak perlu khawatir.

"Mudah-mudahan tidak harus terjadi mogok jualan lah, karena stock nya sih ada di kandang ada," ujarnya.

Meski begitu dikatakan Babar, sebelum impor dari Amerika para pedagang tetap harus melakukan penyesuaian dengan kondisi harga saat ini. Jadi, kata Babar, biasanya harga normal daging sapi hidup per kilogram dikisaran Rp 42.000 kini naik sebesar Rp 48.000 perkilogram.

"Harga daging segar dibawah Rp 120.000, Nah kemarin masih Rp 120.000 hari ini Rp 130.000, mudah-mudahan nggak naik lagi," ungkapnya.

Soal rencana pedagang akan menggelar mogok massal, Babar memastikan para pedagang sapi di Wilayah Banten tidak akan melakukan mogok massal karena surat imbauan mogok dari Asosiasi Pesagang Daging (APD) Indonesia hanya diperuntukan bagi wilayah Jabodetabek.

"Nggak, jadi hasil kemarin APD itu mengimbaunya hanya untuk wilayah Jabodetabek sampai Jumat, (22/1), Pedagang-pedagang itu diimbau untuk meogok tidak termasuk wilayah pasar kita," terangnya.

Sementara itu aksi mogok jualan di wilayah Tanggerang Raya karena masuk keputusan APD se-Jabodetabek

"Ada mogok, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang selatan terjadi mogok kemarin," katanya.

Adapun untuk wilayah pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang dan sekitarnya dipastikan tidak akan melakukan aksi mogok karena kalau terjadi mogok akan merugikan pedagang sendiri.

Babar mengakui, dirinya sudah mendapat informasi bahwa akan terjadi mogok namun kepastian tersebut masih simpangsiur.

"Katanya besok mulai, hari ini masih ada yang jualan. Tapi mudah-mudahan tidak ada yang mogok,"pungkasnya. [ars]


Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds