Tetap Produktif Ala Gamers Asal Tangerang Di Tengah Pandemi

Ekbis  JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 10:16:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Tetap Produktif Ala <i>Gamers</i> Asal Tangerang Di Tengah Pandemi

Gamers asal Tangerang, Yudi Syahputra/Net

RMOLBANTEN Pandemi Covid-19 membuat sejumlah kegiatan dibatasi, tak terkecuali para gamers dan atlet e-Sport. Pasalnya, saat ini tak ada event tanding e-Sport secara offline yang biasanya memiliki hadiah hingga Milyaran Rupiah.

Saat ini, kegiatan kumpul-kumpul tengah dilarang oleh Pemerintah, terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Salah satu gamers asal Tangerang, Yudi Syahputra bertekad untuk tetap produktif meski harus di rumah saja.

"Dengan adanya PPKM ini memang terbatas ruang gerak para gamers karena tidak bisa latihan mabar (main bareng) maupun tanding e-Sport," kata Yudi, Jum'at (22/1).

Yudi mengungkapkan, saat PPKM ini, dirinya malah lebih fokus untuk dapat mengikuti event e-Sport online. Pasalnya, sebagian besar waktunya digunakan untuk berlatih dan bertanding online.

"Kami para konten kreator terutama gamers, memang utamanya adalah Mabar iya, gathering sering banget dulu kalau ada event di Youtube sama Facebook, tapi sekarang karena lagi korona semua eventnya online, jadi kita harus lebih kreatif lagi,"tutur Yudi.

Yudi mengungkapkan, pandemi Covid-19 membatasi pergerakan mobilitas masyarakat, namun hal ini harusnya menjadi peluang agar para konten kreator gammer lebih kreatif lagi dalam menghasilkan karya-karya.

"Kita juga bisa mainkan game yang sedang trending kaya kemarin itu 'among us'. Apapun kontennya, asal masih di dalam rumah saja, contohkan kepada penonton juga, sementara di rumah saja tuh lebih baik," kata pria yang kerap disapa Bang Udi itu.

Pria 24 tahun yang sudah memiliki 2.9 juta subscriber di kanal Youtube-nya mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah melihat yang sedang diminati dan kecenderungan trending seperti apa.

"Bisa kita manfaatkan dengan membuat Reaction Video”, meme yang trending atau sebagai gamer, bisa membuat mabar sembari menyelipkan aksi-aksi lawak agar tidak membosankan," jelasnya.

Lalu, Yudi sendiri memilih fokus pada konten lawakan ditengah bermain game online Free Fire. Kemudian disisipi tips game online dengan cara yang menarik, agar yang menonton terhibur.

"Ya, saya bisa ngasih game play lucu, maksudnya dari moment funny ketika lagi game play. Nah itu lebih kerasa banget kenapa mereka menikmati tingkah kocak kita pas di live streaming di Facebook gaming. Banyak yg bilang lu gak jago bang tapi lu kocak”, yaudah dari sana lanjutin aja sampai akhirnya jadi 'gamers lawak'," katanya seraya tertawa.

Untuk itu, followers di Facebook yang biasa digunakan untuk siaran langsung game mencapai lebih dari 1 juta orang. Belum lagi konten-konten Youtube-nya, bisa ditonton lebih dari 1 juta orang.

Menurut Yudi, masih banyak materi lain yang bisa digali sebagai seorang kreator gamer. Terpenting katanya, contohkan yang benar, bila bermain game diseriuskan bukan sekedar untuk menyusahkan orang tua, bisa jadi pundi-pundi di usia muda.

"Tujuannya tadi, banyak orang terhibur, kalau pendapatan Alhamdulillah minimal sudah naikan kedua orang tua berhaji. Terpenting konsisten dan tetap kreatif," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds