Pedagang Daging Mogok Jualan, Begini Solusi Dari Diserindagkop Kota Serang

Ekbis  JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 18:46:00 WIB | LAPORAN: HENDRA HENDRAWAN

Pedagang Daging Mogok Jualan, Begini Solusi Dari Diserindagkop Kota Serang

Kadisperindagkop Kota Serang/CR-1

RMOLBANTEN. Pedagang daging di Kota Serang mulai hari ini, Jumat (22/1) mogok berjualan. Hal tersebut dipicu akibat mahalnya harga daging. Aksi mogok jualan itu dilakukan selama 5 hari ke depan.

Dinas Perindistribusian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memenuhi kebutuhan daging di masyarakat.

"Kita kerjasama dengan Bulog. Selain itu juga bekerja sama dengan Satgas Pangan, Satgas Covid, Polsek," ungkap Kadis Perindagkop, Akhmad Zubaidillah saat ditemui di Puspemkot Serang, Jumat (22/1).

Dia menjelaskan, operasi pasar ini bukan untuk menyaingi para pedagang, akan tetapi untuk mencukupi kebutuhan pedagang warungan dan kebutuhan masyarakt.

"Mudah-mudahan cukuplah. Sekarang pembeli sudah bervariasi mengenai keinginan makan, jadi bukan hanya mengandalkan daging sapi, mungkin daging ayam, kambing dan lain sebagainya," katanya.

Terkait operasi pasar tersebut, imbuhnya, persediaan dari Bulog sekitar 100 kg daging sapi dan 200 kg daging kerbau. Untuk jenisnya daging beku.

"Untuk harganya, kalau daging kerbau beku Rp80 ribu, sapi beku Rp 95 ribu, itu dibawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Permendag," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds