Tolak PT 5 Persen, Sekjen Partai Gelora: 4 Persen Saja Tidak Mudah Dicapai

Politik  KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 00:22:00 WIB | LAPORAN: FEBY FIRMANSYAH

Tolak PT 5 Persen, Sekjen Partai Gelora: 4 Persen Saja Tidak Mudah Dicapai

Partai Gelora Indonesia/Repro

RMOLBANTEN Wacana revisi UU 7/2017 tentang Pemilu ditolak Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia.

Satu poin yang tegas ditolak adalah soal rencana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary treshold (PT) DPR RI menjadi 5 persen dari sebelumnya 4 persen.

Partai Gelora berpandangan kenaikan ambang batas parlemen menjadi 5 persen tersebut tidak tepat, karena akan merugikan suara partai baru dan juga partai lama.

"Secara subyektif, sebagai partai baru, Gelora Indonesia tentu ingin PT tidak naik dari 4 persen. Karena faktanya di Pemilu 2019 lalu, tidak mudah mencapai atau melampaui angka PT 4 persen," terang Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia, Mahfudz Siddiq dalam keteranganya, Rabu (28/1).

Ambang batas parlemen 4 persen saja, kata Mahfudz menghanguskan 15,6 juta pemilih di Indonesia.

Apalagi jika PT tersebut dinaikan dari 4 persen menjadi 5 pesen, maka suara pemilih rakyat Indonesia akan semakin banyak yang hangus.

"PT 4 persen saja telah menghanguskan suara 15,6 juta pemilih di Indonesia. Jumlah suara tersebut, jika di negara-neara Eropa dan sebagian wilayah Asia, sudah cukup untuk menjadi pemenang pemilu atau jadi presiden terpilih," demikian Mahfudz Siddiq dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]





Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds