SENGKETA PILKADA TANGSEL

Bantah Untuk Menangkan Benyamin-Pilar, Kuasa Hukum: Covid-19 Alasan Penyaluran Dana Baznas Di Kelurahan

Hukum  JUM'AT, 05 FEBRUARI 2021 , 22:54:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Bantah Untuk Menangkan Benyamin-Pilar, Kuasa Hukum: Covid-19 Alasan Penyaluran Dana Baznas Di Kelurahan

Dua calon Walikota Tangsel Benyamin Davnie-Muhamad/Repro

RMOLBANTEN Penyaluran dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel dan diduga salah satu upaya untuk memenangkan paslon Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dibantah kuasa hukum Benyamin-Pilar Saga, Samsul Huda.

Sidang gugatan Pilkada Tangsel di Mahkamah Konstitusi (MK) nomor perkara 115/PHP.KOT-XIX/2021 dengan agenda mendengar jawaban termohon dan pihak terkait telah usai digelar pada Jumat (5/2) sore.

"Terkait tuduhan penyaluran dana Baznas kami menolak dengan tegas tuduhan yang disampaikan pemohon, karena kegiatan Baznas adalah santunan ke anak yatim, rangkaian hari ulang tahun Tangsel yang memang dihadiri Walikota dan juga dihadiri Forkopimda," terang Samsul Huda.

Kemudian, Samsul Huda juga menjelaskan, alasan mengapa penyaluran Baznas dilakukan pada saat masa kampanye Pilkada dan dilakukan di Kelurahan.

"Kenapa dilakukan pada saat itu, karena untuk hindari adanya kerumunan karena Covid dan ada aturan protokol kesehatan. Sehingga kenapa dilakukan di Keluarahan yang pada tahun sebelumnya dipusatkan di Pusat Pemerintah kantor Walikota," ungkapnya.

Lanjutnya, dalam penyaluran Baznas juga tidak ada keterkaitannya dengan pemilih. Dikarenakan, yang menerima merupakan anak-anak dan tidak mempunyai hak pilih di Pilkada Tangsel.

"Kemudian yang lebih terang adalah santunan ini adalah penerima santunan orang atau anak-anak yang tidak memiliki hak pilih," kata Samsul Huda.

Bahkan, penyaluran Baznas juga telah diawasi serta diperiksa oleh Bawaslu Tangsel dan dinyatakan tidak ada pelanggaran dalam penyaluran Baznas.

"Kemudian dalam setiap kegiatan selalu dihadiri oleh pengawas Bawaslu dan yang paling penting adalah kegiatan ini yang dicurigai sebagai yang dilalilkan oleh pemohon, ternyata sudah diperiksa Bawaslu dan tidak ada pelanggaran disana," tandasnya.

Sebelumnya pada sidang pendahuluan pada Jumat (29/1), tim kuasa pemohon Swardi Aritonang membacakan sejumlah pokok-pokok perkara Pilkada Tangsel pada sidang pendahuluan.

Beberapa bukti pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif (TSM) selama tahapan Pilkada Tangsel disampaikan, mulai dari bukti penyaluran anggaran Baznas oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany, adanya oknum Kepolisian yang menjabat Ketua RT mempengaruhi masyarakat untuk memilih pasangan calon nomor urut 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Kasus, Lurah Benda Baru Pamulang, Saidun yang memainkan isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA), bukti pertemuan Airin dengan beberapa Lurah di Kantor Kecamatan Pamulang, bukti money politik yang dilakukan pendukung Benyamin-Pilar Saga yakni Willy Prakasa.

Hingga bukti permintaan data pegawai dari hasil pertemuan Walikota, Wakil Walikota, Camat. Dimana kasus ini, Bawaslu Tangsel sudah menetapkan Camat Pondok Aren, Makum Sagita bersalah. [ars]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds