UIN Watch Desak Menteri Agama Panggil Rektor UIN Jakarta Prof Amany Lubis

Politik  SABTU, 20 FEBRUARI 2021 , 00:01:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

UIN Watch Desak Menteri Agama Panggil Rektor UIN Jakarta Prof Amany Lubis

Perwakilan UIN Watch, Sultan Rivandi/Net

RMOLBANTEN UIN Watch mendesak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memanggil Rektor UIN Jakarta Prof. Amany Lubis terkait kisruh internal yang menyebabkan 2 Wakil Rektor diberhentikan dari jabatannya.

"Kami memohon dengan hormat agar Pak Menag segera turun gunung. Panggil dan minta klarifikasi Rektor UIN Jakarta. Ada banyak keputusan Rektor yang rugikan kampus kami," kata perwakilan UIN Watch, Sultan Rivandi, kepada Kantor Berita RMOLBanten di Ciputat, Jum'at malam (19/2).
 
Sultan menambahkan, tindakan Rektor UIN Jakarta yang dinilai merugikan adalah dengan memecat 2 Wakil Rektor (Warek) tanpa alasan yang jelas.

"Rektor telah bersikap sewenang-wenang. Prof. Masri Mansoer dan Prof. Andi Faisal Bakti dipaksa meletakan jabatannya dari Warek III dan IV. Padahal selama ini kinerjanya cukup baik. Rektor jangan asal main pecat saja," ujar Sultan.

Dia menduga pemecatan 2 mantan pimpinan UIN ini buntut dari permintaan UIN Watch kepada keduanya sebagai saksi pelaporan dugaan tindak pidana di UIN Jakarta ke Polda Metro Jaya akhir 2020 yang lalu.

"Kami lah yang meminta 2 mantan Warek ini jadi saksi untuk mengungkap dugaan tindak pidana mulai dari penyalahgunaan kewenangan/jabatan, dugaan penipuan/penggelapan, serta dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta," terang mantan Presiden BEM UIN 2019-2020 ini.

Sebelumnya, UIN Watch telah mencetuskan Gerakan UIN Bersih 2.0 sebagai bentuk keperihatinan atas tindakan Rektor.

"Didukung 126 dosen, kami menempuh jalur legal-konstitusional dengan melaporkan Rektor Prof. Amany ke Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Tujuan kami, ingin integritas & marwah UIN Jakarta tetap terjaga," ucapnya.

Selain mendesak Menteri Agama evaluasi kinerja Rektor, UIN Watch juga meminta pihak yang berwajib memproses laporan dugaan tindak pidana di UIN Jakarta.

"Kami berharap Kepolisian Polda Metro Jaya, KPK dan Kejaksaan Agung segera proses. Jangan biarkan koruptor bergentayangan di kampus," tutup Sultan.

UIN Watch merupakan lembaga inisiatif yang digagas oleh alumni UIN Jakarta, mahasiswa, dosen dan/atau civitas akademika yang punya kepedulian untuk menjaga nama baik kampus. Kepedulian yang dimaksud salah satunya adalah menjaga kampus UIN Jakarta dari praktik-praktik penyimpangan. [dzk]

Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds