Buka Suara, Mantan Menteri KKP: Saya Dibully Padahal Enggak Nyuri Uang Negara Sedikit Pun

Hukum  SELASA, 23 FEBRUARI 2021 , 00:58:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Buka Suara, Mantan Menteri KKP: Saya Dibully Padahal Enggak Nyuri Uang Negara Sedikit Pun

Mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo/RMOLID

RMOLBANTEN Setelah lama diam terkait kasus ekspor benih bening lobster (BBL). Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo buka suada.

Edhy Prabowo mengklaim ekspor benih bening lobster dapat menciptakan ekonomi negara menjadi bangkit.

Edhy Prabowo menyampaikan itu usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Senin sore (22/2).

Kebijakan ekspor BBL yang kini membuatnya terseret kasus suap telah mendapat persetujuan dari pihak terkait di KKP.

"Tidak mungkin izin itu tanpa rekomendasi, tanpa persetujuan Dirjen (Perikanan) Budidaya, tanpa persetujuan Dirjen (Perikanan) Tangkap. Tidak mungkin jalan ekpor tanpa dipersetujukan karantina, tidak mungkin dia jalan sendiri-sendiri. Ini bukan penyelundupan," ujar Edhy Prabowo.

Hal tersebut sekaligus merespons sidang kedua dengan terdakwa Suharjito selalu pihak pemberi suap pada Rabu (17/2).

Pada sidang itu, Majelis Hakim meragukan kompetensi ketua dan wakil ketua tim uji tuntas atau due dilligence yang ditunjuk Edhy untuk mengurusi izin ekspor BBL.

Kedua orang yang ditunjuk Edhy itu adalah, Andraeu Misanta Pribadi dan Safri yang juga tersangka dalam perkara ini yang bukan berasal dari internal KKP.

"Saya justru malah mengamankan penyelundupan, saya mau mengamankan hilangnya uang negara, hilangnya potensi pendapatan negara," kata Edhy.

Klaim Edhy pun memiliki alasan tersendiri. Yakin, pihaknya membuka semua pintu wilayah untuk melakukan ekspor.

"Indonesia timur sekarang sudah bisa ekpor langsung, kenapa enggak dilihat dari hal positifnya dulu? Oke saya salah, saya akuin kesalahan saya, saya enggak lari dari kesalahan. Tapi kenapa enggak berbicara dari kebenaran yang pernah saya buat banyak juga?" tegas Edhy.

Edhy pun lantas membeberkan prestasinya hingga dirinya diangkat menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya jadi menteri juga bukan karena tiba-tiba. Saya membawa atlet kita, membawa Indonesia emas, 14 emas saya bawa untuk Asian Games kemarin, kenapa tidak dihormati?" terangnya.

"Saya seolah-olah dibully, bahwa orang yang paling menyusahkan negara. Saya enggak nyuri uang negara sedikit pun. Saya menciptakan ekonomi negara bangkit," demikian Edhy Prabowo menutup. [dzk]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds