Percepat Penanganan Covid-19, Warga Tangsel Dirapid Test Antigen

Kesehatan  SELASA, 23 FEBRUARI 2021 , 23:23:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Percepat Penanganan Covid-19, Warga Tangsel Dirapid Test Antigen

Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN, Kolonel Inf. Budi Santoso (kiri)/LAN

RMOLBANTEN. Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Pemkot Tangsel menggelar rapid test antigen dan swab PCR di Kantor Kecamatan Ciputat Timur, Tangsel, Selasa (23/2).

Kordinator Lapangan Mobile Laboratorium Covid-19 BIN, Kolonel Inf. Budi Santoso mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat penanganan covid-19 sesuai  arahan dari Kepala BIN Jenderal (purn) Budi Gunawan.

Budi mengatakan, BIN telah menyiapkan ratusan alat rapid test antigen dan juga beberapa perlatan mendukung lainnya, guna mendeteksi penyebaran covid-19 di Tangsel.

"Kami menyiapkan 500 alat rapid test antigen dan 25 medical intelligen untuk kegiatan hari ini. Kita laksanakan atas kerjasama kami dengan pemerintah daerah maupun Satgas Covid-19 setempat. Hingga kini kami sudah melakukan test hingga 55.000 sampel sejak tahun lalu di berbagai daerah," ungkap Budi dalam keterangannya, Selasa (23/2).

Lanjutnya, BIN juga menyiapkan dua unit mobile laboratorium PCR test dan satu unit bus laboratorium untuk mengolah langsung sampel tes usap yang dilakukan kepada warga.

"Mobile Lab PCR berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2) ini memiliki kemampuan ekstraksi dan running sampel hasil test usap dalam waktu 8 sampai 10 jam. Langkah tes yang diinisiasi oleh medical inteligen BIN melalui tes usap tersebut tidak akan berarti apabila masyarakat tidak patuh serta menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah," jelasnya.

Adapun, pertimbangan penunjukkan lokasi rapid test ini merupakan permintaan dari Pemkot Tangsel, karena lokasi ini dianggap rawan penyebaran covid-19 dibanding tempat lain wilayah lain tersebut.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengapresiasi kegiatan yang dilakukan dengan BIN  melakukan test usap kepada warga.

Karena, berdasarkan data Satgas Covid-19, di Kota Tangerang Selatan terdapat 7282 kasus konfirmasi, 6462 kasus dinyatakan sembuh, sementara yang dirawat mencapai 508 orang.

"Tingkat keterisian tempat tidur ICU terpakai sebesar 93% dan tempat tidur isolasi sebesar 84%. Ada penurunan tentunya. Dan pelaksanaan kegiatan ini tentunya dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan melaksanakan tes rapid antigen yang berhubungan dengan kontak erat maupun suspek," papar Benyamin.

Tangsel yang masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dengan pelibatan masif anggota TNI-Polri agar penyebaran covid-19 tidak meluas.

"Alhamdulillah, tingkat kepatuhan masyarakat Kota Tangerang Selatan terhadap PPKM mikro sebesar 87 %, melampaui angka yang kita targetkan," ucapnya.

Benyamin juga meminta kepada warga tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh pemerintah. Menurutnya, hal tersebut adalah satu-satunya cara agar warga Tangerang Selatan bisa terhindar dari pandemi Covid-19

"Kami meminta masyarakat melakukan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. ini yang kita harapkan dari warga," tutup Benyamin. [ars]


Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds