Roy Suryo: SBY Pribadi Santun Dan Terukur, Kalau Sudah Nyebut Nama Berarti Orang Itu Sudah Terwelu

Politik  KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 13:52:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Roy Suryo: SBY Pribadi Santun Dan Terukur, Kalau Sudah Nyebut Nama Berarti Orang Itu Sudah <i>Terwelu</i>

KRMT Roy Suryo/Net

RMOLBANTEN Susilo Bambang Yudhoyono merupakan pribadi yang terukur, terstruktur dan santun. Jika dalam pernyataannya di depan umum sampai menyebut nama seseorang, maka orang tersebut sudah bersikap 'terwelu' atau keterlaluan.

Demikian disampaikan mantan politisi Partai Demokrat, KRMT Roy Suryo dalam cuitannya di twitter pribadinya, Kamis (25/2).

Diketahui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang dalam pernyataannya terang-terangan menyebut nama Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, ingin melakukan kup atau kudeta terhadap kepemimpinan partai.  

Mantan Menpora ini mengaku mengenal dekat SBY. Selama ini meski dalam keadaan marah sekalipun, pak SBY tak pernah sampai dengan lantang menyebut nama seseorang.

"Selama 15 tahun lebih di Partai Demokrat dan sempat membantu Pak SBY langsung di kabinet, Insya Allah saya cukup faham sosoknya. Sebagai pribadi yang terukur dan terstruktur, beliau sangat santun. Jadi kalau sampai sudah menyebut nama, berarti memang orang tersebut sangat terlalu," terang Roy.

Pakar tematka ini menganggap wajar apabila SBY sampai turun gunung mengatasi permasalahan partai. Bukan karena tak percaya Ketum Demokrat AHY bisa menyelesaikannya.

Tetapi sebagai bentuk dari rasa memiliki Partai Demokrat.

Roy Suryo percaya PD bisa menyelesaikan urusan internal, meski ada gangguan eksternalnya tersebut.

"Soal Pak SBY "turun gunung" masih wajar, beliau kan Ketua Majelis Tinggi PD, jadi memang sangat berhak memberikan arahan dan koreksi kepada langkah PD di masa depan, biasa-biasa saja," ujarnya.

Kata Roy, petinggi partai turun gunung, kitu adalah hal yang biasa, pada beberapa partai hal tersebut pernah terjadi.

Roy mencontohkan saat Akbar Tanjung dan Aburizal Bakrie yang masih kerap memberikan arahan ke Partai Golkar.

"Itu biasa dan sangat bagus. Jadi semua memiliki sifat "handarbeni" (ikut memiliki)," ujarnya.

Dalam potongan video, residen RI ke-6 menyebut isu kudeta di Partai Demokrat tersebut merugikan kepemimpinan Presiden Jokowi. SBY bahkan menyebut nama Moeldoko.

"Secara pribadi, apa yang dilakukan Moeldoko adalah di luar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi miliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu," kata SBY.

"Partai Demokrat justru berpendapat apa yang dilakukan Moeldoko tersebut sangat mengganggu, merugikan nama baik beliau (Jokowi)," tandasnya. [dzk]


Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds