DPP Demokrat: Yang Bilang SBY Tidak Berkeringat Bangun Partai Mungkin Tinggal Di Planet Mars

Politik  SELASA, 02 MARET 2021 , 00:43:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

DPP Demokrat: Yang Bilang SBY Tidak Berkeringat Bangun Partai Mungkin Tinggal Di Planet Mars

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat,Susilo Bambang Yudhoyono/Net

RMOLBANTEN Tudingan mantan kader partai yang baru dipecat yang mengatakan Susilo Bambang Yudhoyono (SB)Y tidak berkeringat membangun Partai Demokrat ditanggapi santai Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat.

DPP Partai Demokrat memandang klaim kader yang sudah dipecat itu sebagai manipulasi sejarah.

"Kalau dibilang Pak SBY tidak berdarah-darah membangun Partai Demokrat, mungkin yang bilang begitu tidak tinggal di planet bumi. Tinggal di planet Mars kali," sentil Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, Senin (1/3).

Gagasan membentuk partai ini,dijelaskan Herzaky, dimulai ketika SBY kalah dari Hamzah Haz untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan di MPR tahun 2001.

"Bapak Ventje Rumangkang, Almarhum, kemudian menyarankan Pak SBY mendirikan partai," terang dia.

Ventje kala itu menyampaikan bahwa banyak orang yang menginginkan SBY menjadi pemimpin nasional, termasuk menjadi wakil presiden.

Namun realitas politik tidak memungkinkan lantaran SBY ketika itu tidak mempunyai partai.

Setelah berdiskusi dengan Ani Yudhoyono saat itu, SBY kemudian mengamini usulan Ventje, mendirikan partai politik.

SBY pula yang kemudian menciptakan nama, logo, bendera, mars, hingga manifesto politik Partai Demokrat.

Partai ini pun didirikan pada 9 September 2001, mengambil tanggal yang sama dengan hari ulang tahun SBY pada 9 September.

"Begitu pula dengan pemilihan jumlah deklarator pendiri partai sebanyak 99 orang. Di antara deklarator itu, bahkan ada nama staf pribadi SBY," imbuhnya.

Setelah partai terbentuk, Ani Yudhoyono, istri SBY, juga didapuk menjadi wakil ketua umum. Hal-hal tersebut demi meyakinkan publik dan menjadi representasi SBY di Demokrat.

"Ini kenyataan sejarah yang tidak bisa dipungkiri, kalau dibilang tidak ada keringat Pak SBY mendirikan partai, itu ketahuan orang yang tidak paham sejarah," ujar Herzaky.

SBY sendiri memang tidak pernah mengklaim berdirinya Partai Demokrat sebagai perjuangannya sendiri.

Namun pengurus mengaku heran jika kini banyak deklarator atau pendiri partai yang merasa lebih besar dan berjasa mendirikan partai.

Menurut Herzaky, Partai Demokrat memang didirikan untuk menjadi kendaraan politik mendorong SBY menjadi calon presiden. Publik memilih Demokrat karena ingin SBY punya kendaraan politik.

"Realita politik menyebutkan kalau tidak ada figur Pak SBY orang enggak akan memilih Partai Demokrat, enggak segitu angkanya. Sebagai contoh, suara Partai Demokrat 20 persen di tahun 2009, suara Bapak SBY 61 persen. Ini saja sudah menunjukkan, ketokohan Bapak SBY itu sangat penting bagi Partai Demokrat," demikian Herzaky dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLID. [dzk]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds