Gatot Nurmantyo Sadar Telah Dibesarkan SBY Menolak Saat Diajak Congkel AHY, Ini Videonya

Politik  MINGGU, 07 MARET 2021 , 08:53:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Gatot Nurmantyo Sadar Telah Dibesarkan SBY Menolak Saat Diajak Congkel AHY, <i>Ini Videonya</i>

Jenderal (purn) TNI Gatot Nurmantyo saat menjadi KSAD menyematkan brevet kehormatan kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono (saat itu) pada acara perpisahan dengan TNI/Polri di Lapangan Sapta Marga, komplek Akmil Magelang, Jateng/Dok. Antara

RMOLBANTEN Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ternyata pernah mendapat tawaran untuk mengkudeta Partai Demokrat.

Pengakuan Jenderal Gatot itu disampaikannya dalam Kanal Youtube Bang Arief.

Wawancara ini dilakukan sebelum Jumat (5/3) atau sebelum KLB Demokrat di Sibolangit, Sumut yang oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut ilegal, digelar.

Presidium KAMI itu mengaku didatangi sejumlah orang yang menawarkan dirinya menjadi ketua umum Demokrat lewat skema KLB.

Mendapat tawaran itu, Gatot tidak menampik bahwa Partai Demokrat memang menarik. Sebab, partai besutan AHY itu punya elektabilitas hingga 8 persen.

"Saya bilang, siapa sih yang tidak mau. Partai (Demokrat) dengan perolehan suara 8 persen, partai besar. Ada juga yang datang sama saya,” ujarnya tanpa mengurai siapa yang mengajak.

Tapi, Gatot menolak. Sebab dia sadar bahwa selama berkarir di dunia militer, dirinya dibesarkan oleh dua presiden.

Yakni Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo.

"Saya ini bisa naik bintang satu, bintang dua, tarolah itu biasalah. Tapi begitu saya naik bintang tiga, itu presiden pasti tahu, kemudian jabatan Pangkostrad, pasti presiden tahu. Apalagi presidennya tentara, waktu itu, tidak sembarangan,” tegasnya.

Saat dirinya menjadi Pangkostrad, kata Gatot,SBY memanggilnya ke Istana. Pemanggilan itu dilakukan karena SBY akan mengangkat Gatot sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

"Saya katakan terima kasih dan saya akan pertanggungjawabkan. (Kata SBY) Laksanakan tugasmu dengan profesional. Cintai prajurit dan keluarga segenap hati dan pikiran,” urainya.

Atas dasar kesadaran itu, Gatot Nurmantyo memastikan dirinya tidak akan membalas kebaikan dengan air tuba.

"Apakah iya, saya dibesarkan oleh dua presiden, yakni (Presiden) SBY dan (Presiden) Jokowi, terus saya membalasnya dengan mencongkel anaknya?” demikian Gatot Nurmantyo. [dzk]
Video lengkap Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo: Sumber: YouTube Bang Arief


Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds