Komisi V DPRD Banten Dukung Penerapan Sekolah Tatap Muka

Parlemen  SENIN, 29 MARET 2021 , 01:39:00 WIB | LAPORAN: JEJEN MUHAMAD

Komisi V DPRD Banten Dukung Penerapan Sekolah Tatap Muka

Ketua Komisi V DPRD Banten, Muhammad Nizar/JEN

RMOLBANTEN Rencana Gubernur Banten Wahidin Halim membuka kembali penerapan sekolah tatap muka bagi sekolah tingkat SMA, SMK, dan Skh pada Juli 2021 mendapat dukungan dari Ketua Komisi V DPRD Banten, Muhammad Nizar.

Menurut Nizar, skema pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19 tidak efektif maka perlu dipercepat kembali pembukaan sekolah tatap muka di Banten.

"Kami melihat PJJ memang kurangan efektif dan kurang begitu menguntungkan bagi masyarakat kita, baik kelompok pendidik maupun terdidik atau keluarga siswa," ujar Nizar kepada Kantor Berita RMOLBanten, Minggu (28/3).

Walau PJJ terus digencarkan, namun tetap saja sulit untuk memaksakan pembelajaran online berjalan efektif mengingat di beberapa daerah masih kesulitan terhadap akses internet.

"Akan tetapi itu adalah cara yang memang tidak bisa kita hindari karena proses belajar mengajar ini kan harus terus berjalan. Karena tidak mungkin pula Ilmu itu tidak diserap oleh anak didik kita,"kKatanya.

Jelang persiapan sekolah tatap muka ini DPRD, jelas Nizar, telah menyampaikan beberapa rekomendasi kepada dinas pendidikan dan kebudayaan Banten, kalaupun kondisi ini kembali normal kewaspadaan harus senantiasa diterapkan termasuk dengan protokol kesehatan yang selama ini sudah diterapkan perlu diperketat kembali penerapanya.

"Jadi, kuncinya itu menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi). Ini harus kita terapkan walaupun memang kondisi kasus covid-19 kita berangsur pulih," terang Nizar.

Sejauh ini, Nizar memandang rencana sekolah tatap muka terkesan wacana karena sejak Maret 2020 lalu sudah beberapa kali gigulirkan pemerintah tapi belum ada realisasi konkrit dilapangan.

Padahal saat itu, lanjut Nizar, persiapan sekolah telah matang mulai sekma penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan termogan, lalu cuci tangan di pintu masuk, handsanitizer di pintu ruang setiap sekolah termasuk jalur masuk keluar sekolah itu sudah coba dipersiapkan.

"Beberapa kali memang wacana pembelajaran tatap muka sudah pernah kita lakukan, termasuk di Maret sampai Desember 2020, akan tetapi ternyata itu tidak dimungkinkan," ujarnya.

Sebab itu, Nizar berharap pelaksanaan tatap muka pada Juli nanti dapat berjalan efektif dan pihak sekolah perlu menyiapkan ulang bagaimana antisipasi ketika ada yang terpapar covid-19.

"Kehati-hatuan harus tetap kita terapkan termasuk protkol kesehatan. Termasuk juga misal sekolah harus mewaspadai ketika ada gejala yang dialami oleh siswa  dipersiapkan bagaimana mengantisipasinya, apakah harus segera dibawa kekelinik terdekat dan sebagainya," demikian Nizar anggota DPRD dari Fraksi Gerindra. [ars]

Komentar Pembaca
Irna-Tanto Dan Benyamin-Pilar Resmi Kepala Daerah
Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kebangkitan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

SABTU, 29 MEI 2021 , 01:14:00

Penampakan Gerhana Bulan Total

Penampakan Gerhana Bulan Total

KAMIS, 27 MEI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds