Kubu KLB Deli Serdang: Yang Memutuskan Demokrat Sah Bukan Pemerintah Tapi Pengadilan

Politik  KAMIS, 01 APRIL 2021 , 00:23:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kubu KLB Deli Serdang: Yang Memutuskan Demokrat Sah Bukan Pemerintah Tapi Pengadilan

Moeldoko di tengah para peserta KLB Deli Serdang Sumut/Net

RMOLBANTEN Hasil KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) yag menetapkan Moeldoko sebagai ketua umumnya sudah diputusakan ditolak oleh pemerintah melalui Kemenkumham.

Walau begitu Kubu KLB Moeldoko ini belum meyerah begitu saja. Hencky Luntungan, salah satu penggagas KLB kubu Moeldoko menilai wajar apabila pemerintah menolak pengesahan KLB Deli Serdang.

Kata Hencky, itu hanya penegasan bahwa pemerintah tidak terlibat apalagi mengintervensi dalam kisruh Partai Demokrat.  

"Itu wajar yaitu kan pemerintah bahwa terlihat pemerintah tidak terlibat intervensi," kata Hencky kepada wartawan, Rabu (31/3).

Ia masih kekeuh, bahwa yang berhak memutuskan pengesahan KLB Deli Serdang itu pengadilan. Meskipun, Pemerintah telah menolak pengesahan KLB versi Moeldoko karena masih banyak syarat yang tidak dipenuhi.

"Yang memutuskan kan bukan pemerintah tapi pengadilan," tandasnya.

Diketahui, Kemenkumham sebelumnya resmi menolak permohonan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang diajukan KSP Moeldoko dan Johny Allen Marbun dkk.

Menkumham Yasonna Laolly menjelaskan, pihaknya merujuk AD/ART Partai Demokrat yang telah disahkan di Kemenkumham pada tahun 2020.

Argumentasi tentang AD/ART pihak KLB Deli Serdang bukan kewenangan Kemenkumham.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi dokumen fisik yang diajukan oleh kubu Moeldoko, masih ditemukan beberapa persyaratan yang belum terpenuhi.
Salah satu syarat kubu Moeldoko tidak memenuhi syarat kehadiran perwakilan DPD dan DPC Partai Demokrat juga tidak disertai mandat Ketua DPD dan DPC.

"Dengan demikian Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil KLB Deli Serdang ditolak," tutup Yasonna Laoly. [dzk]



Komentar Pembaca
Tongkat Komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Titik Jatuh Sriwijaya Air

Titik Jatuh Sriwijaya Air

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 01:01:00

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

Tanggap Darurat Banjir Kalsel

SABTU, 16 JANUARI 2021 , 00:41:00

The ads will close in 10 Seconds